This Author published in this journals
All Journal Hello World
Daivan, Fajri
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

E-Diagnosis Gangguan Kecemasan Menyeluruh Menggunakan Fuzzy Inference System (FIS) Tsukamoto Daivan, Fajri; Saripurna, Darjat; Siambaton, Mhd. Zulfansyuri
Hello World Jurnal Ilmu Komputer Vol. 3 No. 1 (2024): Edisi April
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/helloworld.v3i1.513

Abstract

Perkembangan teknologi saat ini telah banyak mengalami kemajuan. Banyak inovasi yang telah diciptakan dan dikembangkan mulai dari yang paling sederhana hingga yang paling kompleks. Dengan berkembangnya ilmu-ilmu teknik seperti informatika dan komputer, lahir suatu bentuk kecerdasan buatan (artificial intelligence) yang disebut Sistem Pakar. Sistem pakar adalah program komputer yang meniru proses berpikir dan pengetahuan pakar dalam memecahkan masalah tertentu. Sistem pakar dapat diterapkan pada berbagai bidang, salah satunya bidang kesehatan. Misalnya dalam mendiagnosis penyakit Gangguan kecemasan menyeluruh. Gangguan kecemasan menyeluruh (Generalized Anxiety Disorder) adalah suatu gangguan psikologis yang berhubungan dengan adanya gangguan mental. Gangguan kecemasan menyebabkan penderitanya mengalami gangguan kecemasan berlebihan, kegelisahan, mudah lelah, kesulitan berkonsentrasi, lekas marah, ketegangan otot, dan gangguan tidur. Tujuan yang akan dicapai dalam penelitian ini adalah mengembangkan sistem pakar yang dapat diakses langsung oleh pengguna demi memudahkan pengguna dalam mengidentifikasi penyakit gangguan kecemasan menyeluruh. Dalam penelitian ini metode pemecahan masalah yang akan digunakan adalah algoritma Fuzzy Inference System (FIS) yang merupakan salah satu algoritma yang digunakan untuk pendukung keputusan. Hasil penelitian yang di dapat berupa sistem yang dapat menghasilkan diagnosis awal yang dapat membantu sesorang dalam mendiagnosis gangguan kecemasan menyeluruh. Dengan membandingkan sistem yang telah dibuat dengan data diagnosis satu pasien yang telah dilakukan secara manual dengan pakar. Dengan kata lain sistem dapat melakukan diagnosis awal terhadap penyakit gangguan kecemasan menyeluruh.