Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Application of Sinclair & Coulthard Verbal and Nonverbal Model Analysis in Teaching Descriptive Text Deviara Lestari; Laura J R Sitorus; Nazwa Inaya Sani; Ribka Manurung
Sintaksis : Publikasi Para ahli Bahasa dan Sastra Inggris Vol. 3 No. 6 (2025): Sintaksis : Publikasi Para ahli Bahasa dan Sastra Inggris
Publisher : Asosiasi Periset Bahasa Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/sintaksis.v3i6.2312

Abstract

This study aimed to analyze the application of Sinclair and Coulthard’s verbal and nonverbal model in teaching descriptive text to 11th-grade students. Using a qualitative descriptive approach, this research was conducted through Classroom Discourse Analysis based on a recorded English teaching session at MAS Darul Azhariyun. The data consisted of the teacher’s and students’ verbal and nonverbal interactions, transcribed and categorized according to Sinclair and Coulthard’s (1975) framework, including exchange, move, and act. The findings revealed that the classroom interaction was predominantly teacher-centered, structured through the Initiation–Response–Feedback (IRF) sequence. However, despite the teacher’s dominant role, interactive moments occurred through group discussions, presentations, and questioning sessions that encouraged student participation. Nonverbal communication such as gestures, facial expressions, and tone were found to reinforce meaning, support comprehension, and maintain engagement. The study identified that while students’ responses were often short, the teacher’s scaffolding and feedback effectively maintained communicative flow and ensured lesson coherence. These findings suggest that the integration of verbal and nonverbal discourse based on Sinclair and Coulthard’s model contributes to clearer instructional structure, improved classroom interaction, and increased student attentiveness. It also highlights the potential of discourse analysis as a reflective tool for teachers to evaluate communication strategies and promote more interactive, meaningful language learning environments.
An Analysis of English Learning Needs for Accounting Vocational Students: Bridging the Gap between Target Needs and Present Difficulties: Penelitian Bahagia Saragih; Deviara Lestari; Dinda Khairani Pratiwi; Laura Joyfebri Sitorus; Nazwa Inaya Sani; Susi Eria Lumbangaol
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6071

Abstract

Bahasa Inggris untuk Tujuan Khusus (ESP) merupakan komponen pendidikan vokasi, namun bahasa yang digunakan di kelas seringkali mengabaikan kebutuhan profesional siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk menyelidiki kebutuhan siswa akuntansi di SMK Swasta Yapim Simpang Kawat, dengan tujuan untuk menentukan kemampuan berbahasa Inggris mereka dan mengevaluasi kesesuaiannya dengan tuntutan lingkungan kerja modern. Kerangka kerja yang dikembangkan oleh Hutchinson dan Waters (1987) mencakup Analisis Situasi Target (TSA), Analisis Situasi Saat Ini (PSA), dan Analisis Situasi Pembelajaran (LSA) dalam tiga komponen tersebut. Survei Google Form, yang diberikan kepada siswa akuntansi kelas 12, digunakan untuk mengumpulkan data, dan dilakukan analisis deskriptif terhadap data tersebut. Menurut penelitian ini, siswa memahami bahwa berbicara adalah keterampilan yang paling penting untuk tanggung jawab akuntansi di masa depan, seperti menggunakan perangkat lunak, membuat laporan keuangan, dan berinteraksi dengan klien. Meskipun berbicara dianggap sebagai keterampilan terpenting, 80% siswa mengatakan bahwa itu adalah tantangan terbesar mereka karena kosakata mereka yang terbatas dan kurangnya kepercayaan diri, yang menyebabkan keinginan kuat untuk strategi pembelajaran praktis; termasuk presentasi, bermain peran, atau simulasi. Agar efektif, ESP (English for Specific Purposes) untuk mahasiswa akuntansi harus menekankan praktik berbicara dalam situasi tempat kerja dunia nyata melalui latihan interaktif berbasis tugas