This Author published in this journals
All Journal PESHUM
Maulidiah, Nurul Hikmah
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Sensation Seeking Terhadap Frekuensi Penggunaan Aplikasi TikTok Pada Mahasiswa Di Kota Makassar Maulidiah, Nurul Hikmah; Sitti Murdiana; Ismalandari Ismai
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 6: Oktober 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i6.10832

Abstract

Fenomena penggunaan aplikasi tiktok yang semakin mudah untuk mengeksplore berbagai hal. Situasi ini membuat pengguna aplikasi semakin penasaran untuk mencari pengalaman baru atau sensasi untuk menyenangkan dirinya atau mengusir kebosanan hal ini dapat disebut dengan sensation seeking. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh sensation seeking terhadap frekuensi penggunaan aplikasi tiktok pada mahasiswa di kota Makassar. Pengambilan sampel menggunakan teknik accidental sampling dengan jumlah subjek 204 responden merupakan mahasiswa di kota Makassar yang menggunakan aplikasi tiktok. Data dianalisis menggunakan teknik analisis regresi sederhana. Hasil uji hipotesis penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang positif dan sangat signifikan antara sensation seeking terhadap frekuensi penggunaan aplikasi tiktok (r = 0,426; p = 0,000). Kontribusi pengaruh yang diberikan sensation seeking terhadap frekuensi penggunaan aplikasi tiktok pada mahasiswa di kota Makassar adalah sebesar 18,1%. Temuan lain pada penelitian ini menunjukkan bahwa keempat aspek sensation seeking yaitu thrill and adventure seeking, experience seeking, disinhibition, dan boredom susceptibility memiliki pengaruh positif dengan frekuensi penggunaan aplikasi tiktok. Mahasiwa pengguna aplikasi tiktok agar dapat lebih mengurangi dan menghindari penggunaan aplikasi tiktok secara berlebihan dan diharapkan bijak dalam menggunakan aplikasi tiktok. Penelitian ini diharapkan mampu memberikan wawasan dan informasi agar lebih selektif dan mengindari frekuensi penggunaan aplikasi tiktok