Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Dimensi Politik dalam Proses Perizinan Klub Malam di Kota Palembang Karim, Muhammad; Viana, Ryllian Chandra Eka; Mirza, Ibrahim Mifthafariz
Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Sosial Politik Vol. 3 No. 4 (2026): April - Juni
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jiksp.v3i4.4360

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Dimensi Politik dalam perizinan Klub Malam di Kota Palembang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dimensi politik dalam proses perizinan klub malam di Kota Palembang. Perizinan tempat hiburan malam tidak hanya merupakan persoalan administratif, tetapi juga mencerminkan relasi kekuasaan, kepentingan ekonomi, serta keterlibatan aktor-aktor politik di tingkat lokal. Penelitian ini menggunakan dengan pendekatan kualitatif menggunakan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi wawancara mendalam, observasi lapangan, serta studi dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari pihak pemerintah daerah, pelaku usaha klub malam, dan pihak-pihak terkait lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses perizinan klub malam di Kota Palembang dipengaruhi oleh kepentingan politik dan relasi informal antara pengusaha dan pejabat publik. Keterlibatan aktor politik terlihat dalam bentuk intervensi kebijakan, kemudahan atau hambatan dalam penerbitan izin, serta praktik negosiasi yang tidak selalu didasarkan pada ketentuan regulasi yang berlaku. Selain itu, ditemukan adanya ketimpangan akses perizinan antara pelaku usaha yang memiliki kedekatan politik dengan yang tidak, sehingga memunculkan indikasi praktik politik rente dalam sektor hiburan malam. Kondisi ini berdampak pada lemahnya transparansi, akuntabilitas, serta menurunnya kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perizinan klub malam di Kota Palembang merupakan arena politik lokal yang sarat kepentingan, di mana kebijakan publik berpotensi dimanfaatkan sebagai instrumen ekonomi dan politik oleh kelompok tertentu. Oleh karena itu, diperlukan penguatan sistem perizinan yang transparan, peningkatan pengawasan publik, serta reformasi birokrasi guna memastikan bahwa kebijakan perizinan berjalan adil dan berpihak pada kepentingan masyarakat luas.
ANALISIS PERAN PEMERINTAH DAERAH DALAM PENGEMBANGAN E-SPORT DI KOTA PALEMBANG Yansi, Merli; Ropik, Ainur; Mirza, Ibrahim Mifthafariz
SULTAN ADAM: Jurnal Hukum dan Sosial Vol 4 No 1 (2026): Januari-Juni 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/sultan.v4i1.1730

Abstract

Perkembangan E-Sport sebagai bagian dari transformasi digital mendorong munculnya ruang baru dalam olahraga dan ekonomi kreatif, termasuk di tingkat daerah. Di Kota Palembang, aktivitas E-Sport berkembang cukup pesat melalui peran komunitas dan tingginya partisipasi generasi muda, namun belum diimbangi dengan keterlibatan pemerintah daerah secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Pemerintah Kota Palembang dalam pengembangan E-Sport sebagai fasilitator, regulator, pembina, dan katalisator. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus, melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan pemerintah daerah, organisasi E-Sport, dan komunitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran pemerintah belum berjalan secara maksimal pada keempat aspek tersebut. Peran fasilitator masih terbatas pada dukungan tidak langsung, peran regulator belum terlihat karena belum adanya kebijakan khusus, dan peran pembinaan masih minim serta belum terprogram secara berkelanjutan. Sementara itu, peran sebagai katalisator sudah mulai muncul melalui upaya menghubungkan antaraktor, tetapi belum konsisten. Kondisi ini menyebabkan pengembangan E-Sport di Palembang lebih banyak digerakkan oleh komunitas dan pihak swasta. Penelitian ini menunjukkan bahwa diperlukan penguatan peran pemerintah daerah melalui kebijakan yang lebih jelas dan keterlibatan yang lebih aktif agar pengembangan E-Sport dapat berjalan lebih terarah dan berkelanjutan.