Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan tiga model evaluasi pendidikan, yaitu Goal Oriented Evaluation, Goal Free Evaluation, dan Formative-Summative Evaluation di MTs Negeri 3 Purworejo. Ketiga model tersebut digunakan untuk mengevaluasi proses dan hasil pembelajaran serta efektivitas program pendidikan yang dilaksanakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap guru, kepala madrasah, serta staf kurikulum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model Goal Oriented Evaluation telah digunakan secara formal dalam penyusunan program pembelajaran, namun masih terbatas pada pencapaian indikator kognitif. Sementara itu, Goal Free Evaluation belum dimanfaatkan secara optimal karena keterbatasan pemahaman dan fokus pada standar hasil belajar. Adapun model Formatif dan Sumatif diterapkan dalam siklus evaluasi pembelajaran, namun pelaksanaannya cenderung formalistik dan belum mendukung perbaikan pembelajaran secara berkelanjutan. Penelitian ini merekomendasikan integrasi ketiga model evaluasi untuk menciptakan sistem evaluasi pendidikan yang lebih komprehensif dan kontekstual di madrasah