Meo, Maria Ludtinia Bulu
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Kesulitan Belajar Matematika di SDI Otombamba Wali, Marselina; Meo, Maria Ludtinia Bulu
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 4 No 3: Oktober (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v4i3.1753

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan belajar matematika yang dialami oleh siswa kelas I sampai VI di SD Inpres Otombamba. Latar belakang dari penelitian ini adalah rendahnya pemahaman siswa terhadap konsep-konsep dasar matematika dan kurangnya minat belajar siswa karena dianggap sulit dan membosankan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian terdiri atas guru dan siswa dari masing-masing kelas I–VI, yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, dan dokumentasi, dengan instrumen utama berupa pedoman wawancara.Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa mengalami berbagai kesulitan yang berbeda di setiap jenjang kelas. Di kelas I, kesulitan terletak pada membedakan angka dan simbol matematika dasar. Di kelas II, siswa kesulitan menghafal dan memahami tabel perkalian serta membedakan operasi perkalian dan pembagian. Siswa kelas III mengalami kelemahan dalam berpikir abstrak dan menyelesaikan soal cerita. Di kelas IV, siswa kesulitan menyusun langkah penyelesaian dalam soal cerita yang kompleks. Di kelas V, kesulitan terletak pada hafalan rumus dan pemahaman konsep-konsep seperti KPK, geometri, dan pengukuran. Sementara itu, siswa kelas VI menghadapi tantangan dalam menerjemahkan soal cerita menjadi bentuk operasi matematika dan menyelesaikannya secara sistematis.Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa kesulitan belajar matematika bersifat bertahap dan meningkat sesuai jenjang kelas, mulai dari kesulitan simbolik hingga kesulitan konseptual dan pemecahan masalah kompleks. Oleh karena itu, perlu adanya strategi pembelajaran yang kontekstual, pemanfaatan media konkret, serta peningkatan motivasi belajar siswa melalui pendekatan yang lebih aktif dan menyenangkan.