Lestari Rezki, Enggi
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

 INTERAKSI KELUARGA, KETAHANAN SOSIAL DAN KUALITAS PERKAWINAN  PADA KELUARGA IBU BEKERJA INFORMAL SELAMA PANDEMI COVID-19 Lestari Rezki, Enggi; Rizkillah, Risda
JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 9 No. 01 (2022): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemi virus Covid-19 memengaruhi keseimbangan keluarga yang menyebabkan terjadinya perceraian dengan salah satu faktornya yaitu terganggunya kualitas perkawinan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh interaksi keluarga dan ketahanan sosial terhadap kualitas perkawinan pada keluarga ibu bekerja informal selama pandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan desain penelitian cross sectional study dengan pendekatan kuantitatif. Lokasi dipilih secara pupossive yaitu Jabodetabek. Responden pada penelitian ini adalah keluarga utuh minimal memiliki anak satu dengan istri bekerja informal, berdomisili di Jabodetabek. Teknik penarikan contoh dilakukan secara voluntary sampling. Jumlah responden pada penelitian adalah sebanyak 100 orang. Berdasarkan hasil uji deskriptif didapatkan hasil bahwa satu per tiga responden memiliki interaksi keluarga yang berada pada kategori tinggi. Sebagian besar responden memiliki ketahanan sosial yang tinggi, dan hampir separuh dari responden memiliki kualitas perkawinan yang rendah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif signifikan antara interaksi keluarga dengan ketahanan sosial keluarga dan kualitas perkawinan. Hasil uji regresi menunjukkan bahwa interaksi keluarga dan usia pernikahan memiliki pengaruh positif signifikan terhadap kualitas perkawinan. Implikasi dari penelitian ini adalah hasil temuan dapat digunakan untuk memahami interaksi, ketahanan sosial, dan kualitas perkawinan keluarga dengan Ibu bekerja informal sehingga dapat membantu stakeholder untuk membuat program dan kebijakan untuk ibu bekerja di masa pandemi Covid-19.6