p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Pemuliaan Hukum
Nurdianti, Indah
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perlindungan Hukum Terhadap Anak Jalanan Korban Eksploitasi Ekonomi di Kota Bandung dalam Pemenuhan Hak – Hak AnakPerlindungan Hukum Terhadap Anak Jalanan Korban Eksploitasi Ekonomi di Kota Bandung dalam Pemenuhan Hak – Hak Anak Nurdianti, Indah
Pemuliaan Hukum Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Pemuliaan Hukum (April)
Publisher : Law Study Program, Faculty of Law, Nusantara Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30999/ph.v7i2.3800

Abstract

Penelitian ini mengkaji dampak eksploitasi anak terhadap kesejahteraan anak sebagai korban eksploitasi ekonomi yang masih sering terjadi di berbagai wilayah di Indonesia. Fenomena anak-anak yang mengamen, mengemis, dan bekerja di jalanan menunjukkan bahwa masih terdapat pelanggaran terhadap hak- hak anak sebagaimana dijamin dalam peraturan perundang-undangan tentang perlindungan anak. Kondisi tersebut umumnya dipengaruhi oleh kurangnya perhatian dan pengawasan orang tua serta tekanan ekonomi keluarga yang mendorong anak untuk bekerja sejak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab terjadinya eksploitasi anak, menganalisis dampaknya terhadap kesejahteraan anak, serta menelaah upaya perlindungan hukum yang dapat dilakukan untuk mencegah praktik tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan yuridis normatif dengan sifat deskriptif-analitis melalui studi kepustakaan terhadap peraturan perundang-undangan, literatur hukum, serta penelitian terdahulu yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa eksploitasi anak dipengaruhi oleh faktor ekonomi, sosial, dan lingkungan, dengan faktor ekonomi keluarga sebagai pendorong utama yang menyebabkan anak terlibat dalam aktivitas kerja di jalanan. Dampak yang ditimbulkan tidak hanya berkaitan dengan terhambatnya pemenuhan hak-hak dasar anak, tetapi juga mempengaruhi perkembangan moral, sosial, dan psikologis anak. Kebaruan penelitian ini terletak pada analisis keterkaitan antara kondisi kesejahteraan keluarga, praktik eksploitasi ekonomi anak, dan efektivitas perlindungan hukum terhadap anak sebagai kelompok rentan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan kebijakan perlindungan anak serta memperkuat peran pemerintah, khususnya Dinas Sosial, dalam melakukan edukasi, pencegahan, dan penegakan hukum terhadap praktik eksploitasi anak.
Perlindungan Hukum Anak Jalanan Korban Eksploitasi Ekonomi di Kota Bandung dalam Pemenuhan Hak Anak Nurdianti, Indah; Zhahira, Nabila; Rahayu, Neng Ayu Gapurani; Rachmawati, Fauziah; Dermawansyah, Billy; Adlani, Muhammad Najri
Pemuliaan Hukum Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Pemuliaan Hukum (April)
Publisher : Law Study Program, Faculty of Law, Nusantara Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30999/ph.v9i1.3791

Abstract

Eksploitasi anak dalam aktivitas ekonomi seperti mengamen, mengemis, dan bekerja di jalanan masih menjadi permasalahan serius yang mengancam kesejahteraan anak di kota Bandung. Fenomena ini umumnya dipicu oleh lemahnya kondisi ekonomi keluarga serta kurangnya tanggung jawab orang tua yang membiarkan atau mendorong anak untuk bekerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor penyebab eksploitasi anak, menganalisis dampaknya terhadap kesejahteraan anak, serta mengkaji upaya perlindungan yang dilakukan. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan yuridis normatif melalui analisis peraturan perundang-undangan dan literatur terkait perlindungan anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor ekonomi menjadi pendorong utama, disertai faktor sosial dan lingkungan. Dampak eksploitasi anak meliputi tidak terpenuhinya hak dasar anak, seperti pendidikan dan perlindungan, munculnya pergaulan bebas, serta penurunan moral yang tidak sesuai dengan usia anak. Lemahnya pengawasan dan penegakan hukum turut memperparah kondisi tersebut. Adapun upaya perlindungan yang dapat dilakukan yaitu melalui program pencegahan, perlindungan, pemulihan, reintegrasi sosial, serta penyediaan rumah aman sebagai sarana edukasi bagi anak korban eksploitasi. Kebaruan penelitian ini terletak pada analisis keterkaitan antara kondisi keluarga dan efektivitas kebijakan perlindungan anak dalam konteks eksploitasi ekonomi di ruang publik. Kontribusi penelitian ini berupa rekomendasi bagi pemerintah, khususnya Dinas Sosial, untuk meningkatkan edukasi tentang hak anak, memperkuat kerja sama dengan aparat penegak hukum, serta memperluas sosialisasi pelaporan kasus eksploitasi anak.