Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

COMMUNITY SERVICES: OPTIMILIZATION INDIGENOUS COMMUNITY OF CIREUNDEU IN ADAPTING FOOD RESILIENCE TO SUPPORTING SDGs DESA AGENDA Kunkurat; Tino Rila Sebayang; Apsha Luthvia Irza; Muhandis Rajab
Pasundan International of Community Services Journal (PICS-J) Vol. 7 No. 01 (2025): Volume 07 Number 01 June 2025
Publisher : LPM Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/pics-j.v7i01.35069

Abstract

The world has faced the threat of climate change, included Indonesia. Climate change has a negative impact on human life being, especially in the agricultural sector which provides basic human needs. Southeast Asia region including Indonesian, culturally make the rice as a staple main commodity of their lives. However, the difficulty with rice as a staple amidst climate change circumstances is required the high amount of water, while the earth’s temperature is getting hotter by the day, making it more likely that droughts will lead to crop failure. Therefore, food diversification is needed to replace the main commodities such as cassava and corn. Indigenous community of Cireundeu has diversified its food from rice to cassava as the main commodity. However, they have diversified, it does not mean the impact of climate change has stopped. This community services program in indigenous community of Cireundeu is expected to be able to provide solutions to these problems by according to Sustainable Development Goals Desa Agenda. Team of community services would be carried out using various methods, one of which involves participation from partners.
ANCAMAN IUUF TERHADAP KEAMANAN MARITIM INDONESIA ganda hutama; Muhandis Rajab
Paradigma POLISTAAT: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 9 No. 1 (2026): Paradigma POLISTAAT: Jurnal Ilmu Sosial dan Politik
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Pasundan Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/paradigmapolistaat.v9i1.61903

Abstract

Illegal, Unreported, and Unregulated Fishing (IUUF) merupakan salah satu ancaman transnasional yang berdampak terhadap keamanan maritim Indonesia. Praktik ini tidak hanya menyebabkan kerugian ekonomi negara akibat hilangnya sumber daya perikanan, tetapi juga mengancam keberlanjutan ekosistem laut, kesejahteraan masyarakat pesisir, serta efektivitas tata kelola maritim nasional. Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana praktik IUUF dikonstruksikan sebagai ancaman terhadap keamanan maritim Indonesia serta menjelaskan perubahan orientasi kebijakan pemerintah dalam penanganannya pada periode 2014–2025. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis melalui studi kepustakaan. Data diperoleh dari dokumen pemerintah, laporan organisasi internasional, artikel ilmiah, regulasi, serta berbagai publikasi yang relevan. Analisis dilakukan menggunakan Teori Sekuritisasi yang dikembangkan oleh Barry Buzan, Ole Wæver, dan Jaap de Wilde untuk mengidentifikasi proses speech act, securitizing actors, referent object, dan extraordinary measures dalam kebijakan keamanan maritim Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada periode 2014–2019 pemerintah Indonesia berhasil melakukan sekuritisasi terhadap ancaman IUUF melalui kebijakan Poros Maritim Dunia dan strategi penegakan hukum yang memberikan efek gentar terhadap pelaku. Namun, pada periode 2020–2025 terjadi pergeseran menuju desekuritisasi yang ditandai dengan menurunnya prioritas keamanan maritim sehingga efektivitas penanggulangan IUUF ikut melemah. Penelitian ini menegaskan bahwa penguatan kembali agenda keamanan maritim melalui pendekatan sekuritisasi yang adaptif diperlukan untuk meningkatkan efektivitas pemberantasan IUUF tanpa mengabaikan kerja sama regional dan internasional.