Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JURNAL SAINTIS

Identifikasi Kerusakan Perkerasan Lentur Pada Ruas Jalan Soekarno – Hatta, Palembang: Flexible Pavement Damage Identification on Section of Soekarno – Hatta Road, Palembang Muhammadiya Rifqi; Heni Fitriani
JURNAL SAINTIS Vol. 20 No. 01 (2020)
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (817.332 KB) | DOI: 10.25299/saintis.2020.vol20(01).4072

Abstract

[IN] Ruas Jalan Soekarno-Hatta kota Palembang merupakan Jalan Nasional yang berkelas Jalan Arteri Primer yang dilapisi dengan perkerasan lentur (flexible pavement). Jalan yang diamati dari Simpang Empat fly over Tanjung Api-Api hingga Simpang Empat Macan Lindungan memiliki panjang 8,45 kilometer. Saat itu kota Palembang sedang menggenjot pembangunan proyek venue dan LRT guna menyukseskan perhelatan olahraga Asian games. Ruas Jalan Soekarno-Hatta Palembang digunakan sebagai aktivitas lalulintas kendaraan proyek akibatnya terjadi peningkatan volume kendaraan dan kepadatan lalulintas yang tak terkendali, sehingga dikhawatirkan berdampak pada kualitas perkerasan jalan tersebut. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi kerusakan permukaan perkerasan lentur jalan dengan menggunakan metode PCI (Pavement Condition Index). Survei metode PCI dilakukan secara visual berdasarkan jenis dan tingkat kerusakan jalan dengan penilaian numerik antara nol (gagal) hingga seratus (sempurna). Hasil identifikasi kerusakan permukaan jalan menunjukkan bahwa kerusakan yang terjadi pada ruas jalan tersebut sebanyak tujuh jenis yaitu kegemukan, amblas, keriting, pelepasan butiran, retak kulit buaya serta tonjolan dan lengkungan. Jumlah unit sampel segmen jalan yang mengalami kerusakan sebanyak 17 unit sampel dari total yang diteliti 68 unit sampel dengan nilai rata-rata PCI didapatkan sebesar 95,655 artinya jalan tersebut dengan kondisi “Sempurna”. Meskipun ruas jalan tersebut tergolong sempurna secara kondisi, akan tetapi masih terdapat kerusakan yang terjadi pada ruas tersebut, untuk itu perlu dilakukan pemeliharaan jalan pada unit sampel yang rusak sehingga dapat menjaga kualitas serta umur layak ruas jalan tersebut. [EN] The Soekarno-Hatta Road section of the city of Palembang is a classy National Road of the Primary Arterial Road that is equipped with flexible pavement. The road chosen from Simpang Empat fly over Tanjung Api-Api to Simpang Empat Macan Lindungan has a length of 8.45 kilometers. At present the city of Palembang is being promoted by a construction site and LRT project to succeed in the sporting event Asian games. The Soekarno-Hatta Palembang Road Section is used as a project vehicle traffic activity resulting in an increase in vehicle volume and uncontrolled traffic density, so it is feared to have an impact on the quality of the pavement. The purpose of this study was to identification road surface damage using the PCI (Pavement Condition Index) method. PCI survey method is carried out visually based on the type and severity level of road damage with a numerical rating between zero (failed) to one hundred (excellent). The results of identification of road surface damage showed that there were 7 types of damage that occurred on the road section namely bleeding, depression, corrugation, weathering and raveling, potholes, alligator cracking, and bumps and sags. The number of sample units of the road segment that suffered damage as many as 17 sample units of the total studied by 68 units samples with an average value of PCI obtained by 95,655, This means that the road with the condition "excellent". Even though the road is classified as excellent, but damage is still needed in that section, for this reason it is necessary to maintain the road on the damaged sample unit so that it can be used at a reasonable quality for the life of the road section.
Analisis Kebutuhan Penyediaan Air Bersih di Kota Palembang: Analysis of Water Demand Supply in Palembang M. Agung Kurniawan; Heni Fitriani; Febrian Hadinata
JURNAL SAINTIS Vol. 21 No. 02 (2021)
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/saintis.2021.vol21(02).7611

Abstract

[ID] Cakupan pelayanan air bersih di Kota Palembang pada tahun 2020 sebesar 83,22%, sehingga masih ada 16,78% penduduk Kota Palembang yang belum dapat terlayani. Kondisi tersebut akan semakin memburuk seiring bertambahnya kebutuhan air tiap tahunnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cakupan pelayanan, kebutuhan air maksimum dan neraca air, sehingga diharapkan dapat menjawab persoalan yang akan dibahas. Penelitian dimulai dengan melakukan proyeksi penduduk dan proyeksi pelanggan. Hasil proyeksi akan menghasilkan proyeksi cakupan pelayanan. Perhitungan kebutuhan air didapatkan dari kebutuhan dari jumlan pelanggan yang telah diproyeksikan. Selanjutnya proyeksi kebutuhan air akan dihubungkan dengan rencana penambahan kapasitas produksi sehingga menghasilkan neraca air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahun 2021 dan tahun selanjutnya diproyeksikan cakupan pelayanan akan mengalami perbaikan dan pada tahun 2030 pelayanan air bersih 100% Kota Palembang dapat tercapai. Kebutuhan air pada tahun 2021 sebesar 4.875 lps dan semakin meningkat pada tahun berikutnya hingga pada tahun 2033 kebutuhan air mencapai 7.146 lps. Kondisi neraca air juga diproyeksikan akan mengalami perbaikan, dimana pada tahun 2020 masih mengalami defisit kapasitas sebesar 257 lps dan pada tahun berikutnya hingga tahun 2031 dapat mempertahankan surplus kapasitas. [EN] The coverage of clean water services in Palembang City in 2020 is 83.22%, so there are still 16.78% of the population of Palembang City who have not been served. This condition will worsen as the demand for water increases every year. This study aims to determine service coverage, maximum water demand and water balance, so that it is expected to be able to answer the issues to be discussed. The research begins by conducting population projections and customer projections. The projection results will produce a projection of service coverage. The calculation of water needs is obtained from the needs of the projected number of customers. Furthermore, the projected water demand will be linked to the plan to increase production capacity so as to produce a water balance. The results of the study show that in 2021 and the following year it is projected that service coverage will improve and in 2030 100% clean water services for Palembang City can be achieved. The need for water in 2021 is 4,875 lps and will increase in the following year until in 2033 the water needs will reach 7,146 lps. The condition of the water balance is also projected to improve, where in 2020 it will still experience a capacity deficit of 257 lps and in the following year until 2031 it can maintain a capacity surplus.