Wayan Putu Umbara
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERAN PARISADA DALAM MENANAMKAN NILAI-NILAI ETIKA POLITIK HINDU STUDI DI KABUPATEN TULANG BAWANG Wayan Sukarlinawati; Wayan Putu Umbara
JPA : JURNAL PENDIDIKAN AGAMA Vol. 16 No. 1 (2025): JURNAL PENDIDIKAN AGAMA
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Hindu Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondidi politik Agar berjalannya rodapemerintahan daerah yang baik, baik untuk tingkat provinsi, kabupaten, dan kota, makaorang yang duduk di kursi pemerintahan harus orang-orang yang berkompeten untukmenjalankan roda pemerintahan, karena tidak setiap orang mampu menjalankan rodapemerintahan dengan baik. Partisipasi politik adalah kegiatan masyarakat, dimanamasyarakat berperan serta secara aktif dalam pemilihan pemerintah, yang secara langsungmaupun tidak langsung dapat mempengaruhi kebijakan publik (public policy). Umat Hindudiharapkan untuk dapat berpartisipasi dalam politik praktis dengan mengedepankankesadaran politik dan etika politik yang santun berlandaskan kitab Suci Weda. Persoalanpokok yang dijadikan rumusan masalah yaitupertama, Bagaimanakah kondisi politik UmatHindu di Kabupaten Tulang Bawang? Dan kedua Bagaimana Parisada Kabupaten TulangBawang Menanamkan Nilai-Nilai Etika Politik Hindu pada Umat Hindu? Jenis penelitianyang digunakan adalah jenis penelitian kualitatif, yaitu jenis penelitian yang mengkaji danyang dapat menggambarkan realita sosial yang kompleks dan konkrit. Parisada KabupatenTulang Bawang telah melakukan upaya pembelajaran politik dengan menanamkan nilai-nilaietika politik berdasarkan pada ajaran sastra Hindu yang terdapat pada Kitab Suci atausumber sastra lainnya berupa Lontar Pati Raja Gundala. Maksud penanaman nilai etikapolitik Hindu ini adalah agar umat Hindu dapat menilai dan menyikapi segala bentukdinamika politik yang terjadi baik pada sistem politiknya, perilaku politikus atau punkegiatan-kegiatan lainnya yang berindikasi pada perilaku politik yang ada. ParisadaKabupaten Tulang Bawang telah memberikan pembelajaran etika politik melalui pertemuandan koordinasi, yang hal ini dibenarkan oleh para tokoh pendidik, tokoh masyarakat, dantokoh agama yang ada di Kabupaten Tulang Bawang. Hal ini ditunjukkan pula olehkeberhasilan dua tokoh politik muda dari masyarakat Bali yang lolos Pemilihan Legislatif2019 lalu yaitu yaitu I Ketut Saspiyanto dari Dapil IV (Gedong Meneng), dan Ketut KasubIndrajaya Dapil II (BanjarAgung, Banjar Margo dan Banjar Baru)