Made Ardite Umbare
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

FUNGSI LEMBAGA ADAT DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN PINANDITA Suyono; Made Ardite Umbare
JPA : JURNAL PENDIDIKAN AGAMA Vol. 16 No. 1 (2025): JURNAL PENDIDIKAN AGAMA
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Hindu Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan hasil wawancara pra penelitian yang peneliti lakukan,ditemukan salah satu permasalahan yang terjadi di desa ini ialah tingkat partisipasimasyarakatnya yang masih rendah. Masyarakat hanya menyerahkan tanggungjawabkepada kepala desa, Sehingga Kepala Desa di Kampung Menggala kesulitan untuk bisamenampung aspirasi masyarakat. Saat dilaksanakan rapat Desa Masyarakat tidak maumenyampaikan aspirasinya atau masyarakat Kampung Menggala khususnya Banjar WiraDharma sebut dengan “ ”. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah,pertama : Bagaimana kepemimpinan Klian Banjar Wira Dharma Dusun Cakat RayaKampung Menggala Kecamatan Menggala Timur Kabupaten Tulang Bawang? Kedua,bagaimana fungsi Klian Banjar Wira Dharma Dusun Cakat Raya Kampung MenggalaKecamatan Menggala Timur Kabupaten Tulang Bawang dalam proses pelaksanaanpembangunan desa? Kepemimpinan Klian Banjar Wira Dharma di Dusun Cakat RayaKampung Menggala Kecamatan Menggala Timur Kabupaten Tulang Bawang dalam masapandemi seperti saat ini, mengarah pada tipe kepemimpinan empati. Pertama, empatimembangun keterikatan. Kedua, empati memberikan pemahaman. Dengan kepemimpinanempati dari Klian Banjar tersebut, maka akan membawa kita berpikir sebelum memberikanpenilaian dan membuat asumsi tentang kedekatan pemimpin dan anggotanya, dalam kasusini antara Klian banjar dengan warganya. Seperti halnya dalam jabatan kepala desa, dalamhal ini Klian Banjar selaku pemimpin tertinggi di desa adat dapat dilihat fungsikepemimpinan Klian Banjar, dengan indikator sebagai berikut : Pertama, fungsi instruktifyaitu fungsi yang menjelaskan bagaimana cara Pemerintah Desa Adat dalam hal ini adalahAparat Desa Adat dalam menentukan perintah maupun mengerjakan perintah.Kedua, fungsi kumulatif yaitu fungsi yang dimiliki oleh Pemerintah Desa dalam hal iniAparat Desa ataupun Klian Banjar terhadap bagaimana cara menetapkan keputusanterutama menyangkut masalah desa adat. Cara yang dilakukan Klian Banjar adalah dialogdengan aparat Banjar dan juga dengan warga Banjar. Dari dialog tersebut pada akhirnyaKlian Banjar mendapatkan aspirasi