M. Nursalim Malay
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengalaman Deindividuasi pada Kenakalan Remaja Pelaku Tawuran Artha Monica; Indah Dwi Cahya Izzati; M. Nursalim Malay; Suhandi
Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 16 No. 1 (2025): Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi Fakultas Psikologi dan Kesehatan Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29080/jpp.v16i1.1397

Abstract

Deindividuasi dapat menjelaskan kenakalan remaja, khususnya perilaku tawuran antar kelompok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana deindividuasi pada remaja pelaku tawuran. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif dengan pendekatan fenomenologis, Subjek dalam penelitian ini melibatkan 4 remaja yang melakukan tawuran. Penelitian ini dilakukan di bandar lampung. Proses analisis data dilakukan menggunakan bantuan perangkat lunak Nvivo 12 Plus untuk memudahkan peneliti dalam menarik kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa deindividuasi berperan signifikan dalam perilaku tawuran yang dilakukan oleh remaja. Tekanan sosial dan pengaruh teman sebaya, identitas dan loyalitas kelompok, hilangnya kontrol diri, penolakan terhadap nasihat dan opini lain, pembelaan diri dan penghindaran tanggung jawab adalah sejumlah tema yang menjadi temuan pada penelitian ini.
Rasch Model Analysis of the Qana’ah Measurement Instrument among Early Adulthood Noviyanti Fitri; M. Nursalim Malay; Nurul Isnaini
Psikoislamedia: Jurnal Psikologi Vol. 11 No. 1 (2026): PSIKOISLAMEDIA: JURNAL PSIKOLOGI
Publisher : Fakultas Psikologi, Universitas Islam Negeri (UIN) Ar Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/psikoislamedia.v11i1.33484

Abstract

Early adults in Indonesia currently face complex psychological challenges, including career pressures, materialistic social comparisons that trigger life dissatisfaction, anxiety, declining psychological well-being, and increased risk of depression. In addition, the lack of standardized qana’ah measurement instruments with strong psychometric properties remains a major challenge in Islamic psychology research. This study aimed to develop a qana’ah measurement instrument for early adults using a modern psychometric approach based on the Rasch Model. Employing a quantitative non-experimental design and modern psychometric analysis via the Rasch Model with Winsteps version 3.73 software, the study involved 503 early adult participants aged 18–40 years. The results showed that out of 45 initial items, 38 items met the Rasch Model fit criteria. High content validity was evidenced by an Aiken’s V value of 0.913. The instrument demonstrated excellent reliability, with Cronbach’s alpha and McDonald’s omega both at 0.96, person reliability of 0.90, and item reliability of 0.98. Consequently, the developed qana’ah instrument is declared valid and reliable for measuring qana’ah levels among early adults.