Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kebijakan Keimigrasian Indonesia dalam Menangani Pengungsi Sebagai Negara Transit: Tinjauan Implementasi dan Hambatan Rayhan, Daffi Aditya
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 3 (2025): Oktober 2025 - Januari 2026
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i3.1774

Abstract

Indonesia merupakan negara transit strategis bagi para pengungsi internasional yang melarikan diri dari konflik dan krisis kemanusiaan. Meskipun belum meratifikasi Konvensi 1951 dan Protokol 1967, Indonesia menunjukkan komitmen kemanusiaan melalui kebijakan administratif seperti Peraturan Presiden No. 125 Tahun 2016 tentang Penanganan Pengungsi dari Luar Negeri. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi kebijakan keimigrasian Indonesia dalam menangani pengungsi serta mengidentifikasi hambatan yang dihadapi dalam praktik. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan yuridis-normatif dan empiris terbatas, berdasarkan studi pustaka terhadap peraturan nasional, prinsip hukum internasional, serta laporan lembaga internasional dan kajian akademik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun terdapat kerangka kebijakan administratif, implementasi di lapangan masih menghadapi berbagai kendala, seperti ketidaksinkronan antarinstansi, keterbatasan fasilitas penampungan, minimnya perlindungan hukum, serta akses terbatas terhadap hak dasar pengungsi. Selain itu, ketidakjelasan status hukum pengungsi mengakibatkan mereka rentan terhadap diskriminasi dan pelanggaran hak asasi manusia.
Integrasi Konsep Visa Tinggal Terbatas Dan Izin Tinggal Terbatas Dalam Pengembangan Teknologi Berkelanjutan: Studi Perspektif Inovasi Digital Rayhan, Daffi Aditya; Puspitasari, Fadhila; Melia, Cindy Arfa; Simbolon, Andre; Nabila, Aprilia Asya An
Jurnal Sains dan Teknologi (JSIT) Vol. 5 No. 2 (2025): Mei - Agustus
Publisher : CV. Information Technology Training Center - Indonesia (ITTC)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/jsit.v5i2.3075

Abstract

In Indonesia's immigration system, the Limited Stay Visa (VITAS) and Limited Stay Permit (ITAS) are two main instruments that are interrelated. However, so far there are gaps in the system that cause less than optimal synchronization between VITAS and ITAS. Problems that often arise include data duplication, long bureaucratic processes, and limited interoperability between related institutions' systems. This research aims to analyze the integration between Limited Stay Visa (VITAS) and Limited Stay Permit (ITAS) in the development of sustainable immigration technology in Indonesia, especially from the perspective of digital innovation. The research approach uses a qualitative method with literature study and policy analysis to examine regulations, digital systems, and service practices related to VITAS and ITAS. The results show that the integration of e-Visa and ITAS Online electronic systems can significantly improve the efficiency, transparency, and speed of immigration services. This digital transformation also contributes to reducing paper usage and cutting bureaucracy, which is in line with sustainability principles. However, there are still challenges related to technological infrastructure, digital literacy of officers, and technical constraints that need to be addressed to ensure optimal implementation. This research recommends strengthening human resource capacity, improving IT infrastructure, and public education as strategic steps going forward. The digital integration of VITAS and ITAS is an important foundation in building a modern, inclusive, and sustainable immigration system.