Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Senyawa Fenolik Sebagai Agen Terapeutik Translasi: Karakteristik Kimia, Mekanisme Farmakologis, dan Implikasi Farmasi Klinis Agus, Wahyuni; Fauziah Hasdin
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i1.170

Abstract

Senyawa fenolik merupakan metabolit sekunder tumbuhan dengan keragaman struktur kimia dan potensi farmakologis sebagai agen terapeutik multitarget, khususnya pada penyakit kronis yang berkaitan dengan inflamasi, stres oksidatif, dan gangguan metabolik. Namun, translasi temuan praklinik senyawa fenolik ke dalam manfaat klinis yang konsisten masih menghadapi berbagai tantangan. Artikel ini bertujuan menyajikan sintesis terintegrasi mengenai senyawa fenolik sebagai agen terapeutik translasi dengan menekankan keterkaitan antara karakteristik kimia, mekanisme farmakologis, keterbatasan farmakokinetik, dan implikasi farmasi klinis. Artikel disusun menggunakan pendekatan narrative review terhadap literatur ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa senyawa fenolik memodulasi berbagai jalur molekuler yang berperan dalam inflamasi, stres oksidatif, metabolisme, dan fungsi endotel. Namun, bioavailabilitas oral yang rendah dan variabilitas respons individu membatasi efektivitas klinisnya. Oleh karena itu, senyawa fenolik lebih tepat diposisikan sebagai terapi adjuvan atau agen preventif dibandingkan sebagai pengganti terapi standar, sehingga diperlukan pendekatan translasi yang terintegrasi dan berbasis farmasi klinis.
PREDIKSI PROFIL FARMAKOKINETIK DAN TOKSISITAS SENYAWA STILBENOID MENGGUNAKAN pkCSM Wahyuni Agus; Fauziah Hasdin
Illea : Journal of Health Sciences, Public Health and Medicine Vol. 2 No. 2 (2026): Juni
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/illea.v2i2.4945

Abstract

Stilbenoid merupakan kelompok senyawa fenolik bahan alam yang memiliki beragam aktivitas biologis, namun pengembangannya sebagai kandidat obat memerlukan evaluasi farmakokinetik dan keamanan. Penelitian ini bertujuan memprediksi profil farmakokinetik dan toksisitas senyawa stilbenoid menggunakan pendekatan komputasi. Objek penelitian berupa 15 senyawa stilbenoid alami dan turunannya, yaitu Resveratrol, Pterostilbene, Piceatannol, Oxyresveratrol, Pinosylvin, Gnetol, Rhapontigenin, Isorhapontigenin, Dihydroresveratrol, Trans-stilbene, Trimethoxystilbene, Tetramethoxystilbene, Gnetin C, Ampelopsin A, dan Hopeaphenol. Struktur senyawa diperoleh dari PubChem dalam format SMILES, kemudian dianalisis menggunakan pkCSM untuk memprediksi parameter absorpsi, distribusi, metabolisme, ekskresi, dan toksisitas (ADMET). Hasil menunjukkan seluruh senyawa memiliki absorpsi usus tinggi (>85%). Senyawa monomer seperti Pterostilbene, Pinosylvin, dan Trans-stilbene menunjukkan permeabilitas membran, distribusi jaringan, serta penetrasi blood-brain barrier yang lebih baik dibandingkan stilbenoid oligomer. Semua senyawa diprediksi sebagai inhibitor CYP3A4, sedangkan tidak menghambat CYP2D6. Stilbenoid monomer umumnya memiliki clearance lebih tinggi dibandingkan oligomer. Sebagian besar senyawa tidak hepatotoksik dan tidak menyebabkan sensitisasi kulit, meskipun beberapa menunjukkan prediksi mutagenisitas positif. Disimpulkan bahwa Pinosylvin, Piceatannol, dan Pterostilbene merupakan kandidat paling potensial untuk pengembangan lanjutan berdasarkan keseimbangan profil farmakokinetik dan keamanan awal.
THERAPEUTIC SAFETY AND RATIONALITY IN CLINICAL PHARMACY: THE ROLE OF PRECLINICAL STUDIES AND THE ZEBRAFISH MODEL IN SUPPORTING CLINICAL DECISION-MAKING: KEAMANAN DAN RASIONALITAS TERAPI DALAM FARMASI KLINIK: KONTRIBUSI STUDI PREKLINIK DAN MODEL ZEBRAFISH TERHADAP PENGAMBILAN KEPUTUSAN KLINIS Fauziah Hasdin; Wahyuni Agus
JURNAL PHARMA BHAKTA Vol 6 No 1 (2026): Mei (2026)
Publisher : FACULTY OF PHARMACY, INSTITUT ILMU KESEHATAN BHAKTI WIYATA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56710/jpb.v6i1.169

Abstract

Background: Clinical pharmacy practice requires the implementation of safe and rational therapies to optimize clinical outcomes and minimize the risk of adverse drug reactions. Limited availability of early clinical data, particularly for newly developed drugs and the increasing use of natural products, poses challenges in therapeutic decision-making. Under these conditions, preclinical studies serve as an essential source of early evidence for evaluating compound safety prior to human use. Objective: This review aims to examine the role of preclinical studies using the zebrafish (Danio rerio) model in supporting clinical decision-making in clinical pharmacy practice. Methods: This article was conducted using a narrative review approach of national and international scientific literature addressing therapeutic safety, clinical pharmacy, preclinical studies, and the application of the zebrafish model. Result: The literature indicates that zebrafish offer significant advantages as an efficient, sensitive, and translationally relevant preclinical model for toxicity testing and drug safety assessment, including natural product–based compounds. Integration of preclinical data with clinical considerations contributes to improved accuracy of therapeutic decisions and strengthens the role of clinical pharmacists in ensuring patient safety. Conclusions: Zebrafish-based preclinical studies represent a significant supportive component in evidence-based clinical pharmacy practice.