Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Optimalisasi Peran SMK dalam Meningkatkan Ekonomi Masyarakat melalui Smart Agrowisata Berbasis Digital di Desa Cinta Untung Novianto; Harry Atmami; Minhajuddin; Firmansyah; Dewi Rahmawati
JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 6 No. 4 (2025)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v6i4.2718

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas ibu rumah tangga dan siswa SMK Islam As-Syarief di Desa Cinta, Garut, melalui penerapan model smart agrowisata berbasis digital. Permasalahan utama yang dihadapi masyarakat meliputi keterbatasan keterampilan pascapanen kopi, belum adanya pemanfaatan limbah kulit kopi menjadi produk bernilai tambah, serta rendahnya literasi digital dalam pemasaran produk. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR), yang melibatkan masyarakat secara aktif dalam identifikasi masalah, perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi kegiatan. Rangkaian kegiatan meliputi sosialisasi, Forum Group Discussion (FGD), pelatihan pengolahan kopi, pengolahan kulit kopi menjadi Teh Cascara, serta pelatihan digitalisasi pemasaran berbasis website. Evaluasi pre-test dan post-test terhadap 30 peserta menunjukkan adanya peningkatan rata-rata pengetahuan dan keterampilan sebesar 40%, dengan capaian akhir mencapai 80% pada aspek pengolahan kopi, diversifikasi produk Cascara, dan pemasaran digital. Hasil kegiatan ini tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis, tetapi juga memotivasi masyarakat untuk lebih produktif secara ekonomi dan menjadikan sekolah sebagai pusat pengembangan inovasi desa. Temuan ini memperlihatkan bahwa integrasi pelatihan teknis dan digitalisasi pemasaran dapat menjadi solusi berkelanjutan dalam membangun model smart agrowisata digital berbasis potensi lokal.
Kolaborasi Branding 50 Tahun Sindang Reret: Strategi Sinergis Antara Dunia Usaha dan Akademisi dalam Penguatan Identitas Budaya Harry Atmami; Imam Budi Sumarna
JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v7i1.2977

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memperkuat identitas budaya lokal melalui strategi branding yang melibatkan kolaborasi antara dunia usaha yaitu Sindang Reret dan akademisi. Dalam rangka perayaan 50 tahun Sindang Reret sebagai ikon kuliner Sunda, tim pengabdi dari institusi pendidikan tinggi melakukan pendekatan kolaboratif dalam perancangan identitas visual, narasi sejarah, serta aktivasi media digital yang merepresentasikan nilai-nilai budaya Sunda. Metode pelaksanaan dilakukan melalui lokakarya, observasi lapangan, dan co-creation branding. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman nilai budaya dalam komunikasi merek dan terciptanya materi promosi berbasis narasi budaya. Kegiatan ini memperlihatkan bahwa sinergi antara pelaku usaha dan akademisi dapat menciptakan nilai tambah kultural dan ekonomis secara simultan.
Integrasi Mata Kuliah DKV Identitas Visual dalam Pemberdayaan UMKM untuk Meningkatkan Visual Branding Produk Harry Atmami; Imam Budi Sumarna
JURPIKAT Vol 7 No 2 (2026)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v7i2.3129

Abstract

This Community Service Program (PKM) aims to integrate the Visual Identity course in Visual Communication Design into the empowerment of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) to enhance product visual branding. The main issue faced by MSME partners is the lack of understanding of visual identity as a strategic marketing component, which impacts their competitiveness in the market. The method employed is a participatory approach using a project-based learning model, involving students actively in problem identification, analysis, design development, and implementation of visual identity. The results indicate a significant improvement in visual branding quality, including the development of more representative logos, consistent color schemes, appropriate typography. Furthermore, this program provides contextual learning experiences for students in applying design theories to real-world cases. The impact of this program benefits both MSMEs, through improved product image, and students, through enhanced professional competencies. Therefore, the integration of academic learning and community service proves to be an effective strategy in bridging academic objectives and societal needs..
Sosialisasi Pemanfaatan Ilustrasi Sebagai Bentuk Informasi dan Edukasi Bagi Kekerasan Seksual di Unisa Bandung Yudi Sujudi; Harry Atmami
JURPIKAT Vol 7 No 2 (2026)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v7i2.3135

Abstract

: Kekerasan seksual di lingkungan perguruan tinggi merupakan isu serius yang memerlukan pendekatan edukatif yang efektif dan komunikatif. Pendekatan berbasis visual, khususnya ilustrasi, memiliki potensi besar dalam menyampaikan informasi yang kompleks secara sederhana, menarik, dan mudah dipahami oleh mahasiswa. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran mahasiswa Universitas ‘Aisyiyah (UNISA) Bandung terkait kekerasan seksual melalui pemanfaatan ilustrasi sebagai media informasi dan edukasi. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi interaktif, workshop ilustrasi, produksi karya visual, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap bentuk, dampak, dan upaya pencegahan kekerasan seksual. Selain itu, peserta mampu menghasilkan karya ilustrasi yang komunikatif dan kontekstual sebagai media edukasi. Kegiatan ini menunjukkan bahwa ilustrasi dapat menjadi media yang efektif dalam meningkatkan literasi visual dan kesadaran kritis mahasiswa terhadap isu kekerasan seksual di lingkungan kampus.