Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kebersyukuran (Gratitude) Pada Remaja Dengan Orang Tua Pekerja Rantau Da Silva, Satria; P. Panis, Marleny; Ratu, Feronika; Anakaka , Dian L.
Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 3 No. 10 (2025): Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal
Publisher : Al Makki Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57185/mutiara.v3i10.444

Abstract

Adolescence is a critical phase characterized by the transition from childhood to adulthood, and is characterized by physical, mental, and psychological development. The role of parents in parenting is an important key in supporting adolescent growth. However, not all adolescents can live with their parents, as experienced by some adolescents in Besikama Village whose parents migrate due to economic demands. This condition has the potential to affect adolescents' emotional development, behavior, and gratitude. This study aims to find out how the description of gratitude of adolescents in Besikama Village who have parents as overseas workers in depth. This research uses descriptive qualitative methods with a total of 5 adolescents aged 15-18 years as participants. The data collection process used in-depth interviews. The validity of the data in this study uses Member Chek and Audit Trial techniques by interviewing adolescent children who are in Besikama Village and who have parents as overseas workers. The results showed that participants experienced emotional changes from sadness to acceptance, and were able to interpret the departure of parents positively. Their gratitude appears in the form of taking care of themselves, praying for their parents, following advice, actively worshiping, and maintaining good relationships with people around them. Gratitude is also expressed through self-reflection, changes in thinking, and willingness to accept life as it is. These findings suggest that gratitude is an adaptive strength for adolescents in dealing with separation from parents.
Hubungan Kemampuan Adaptasi dan Tingkat Stres pada Mahasiswa Program Studi Farmasi Fakultas Kedokteran dan Kedokteran Hewan Universitas Nusa Cendana Ardiansyah Tayeb Atubel, Firman; Ratu, Feronika; P. Panis, Marleny
Jurnal Inovasi Global Vol. 3 No. 12 (2025): Jurnal Inovasi Global
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jig.v3i12.481

Abstract

Mahasiswa baru mengalami perubahan dalam kehidupan mereka. Mahasiswa Farmasi perlu melakukan adaptasi terhadap lingkungan karena beban mata kuliah dan praktikum yang dijalani mahasiswa farmasi dapat memicu kejenuhan dan perasaan tertekan yang disebut stres. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kemampuan adaptasi dan tingkat stres pada mahasiswa Program Studi Farmasi Universitas Nusa Cendana. Penelitian ini adalah penelitian Kuantitatif. Pengambilan sampel menggunakan metode penentuan sampel jenuh atau total sampling dengan sampel sebanyak 123 mahasiswa. Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai p-value -0,550 yang menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara kemampuan adaptasi dan tingkat stres pada mahasiswa Program Studi Farmasi Universitas Nusa Cendana tahun 2025. Dari 123 responden terdapat kelompok dengan tingkat stres tinggi, sebanyak 28 responden (71,8%) memiliki kemampuan adaptasi sedang. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa semakin buruk kemampuan adaptasi maka nilai tingkat stres mahasiswa semakin tinggi. Saran dari peneliti adalah diharapkan agar pihak kampus Program Studi Farmasi Universitas Nusa Cendana melakukan peningkatkan program pendampingan mahasiswa, seperti mentoring atau bimbingan konseling akademik dan psikologis, guna membantu mahasiswa beradaptasi dengan lingkungan perkuliahan dan tekanan akademik. Dan pihak kampus dapat memberikan waktu yang lebih banyak bagi mahasiswa untuk memahami materi pembelajaran dan praktikum yang rumit agar mahasiswa tidak mudah stres dan mampu menyelesaikan studi tepat waktu.