Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Kecerdasan Emosional Terhadap Adaptasi Kultural Mahasiswa Perantau Utami, Jihan Trisyah; Selian, Sri Nurhayati
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 1 No. 4 (2025): OKTOBER-DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/2n9eqx20

Abstract

Penelitian ini berangkat dari fenomena meningkatnya jumlah mahasiswa perantau yang dihadapkan pada tantangan perbedaan budaya, lingkungan sosial, dan tuntutan akademik. Penelitian ini bertujuan untuk memahami pengaruh kecerdasan emosional terhadap adaptasi kultural mahasiswa perantau yang menempuh pendidikan di luar daerah asalnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara mendalam terhadap 3 mahasiswa perantau tingkat dua ke atas yang memiliki pengalaman berinteraksi dengan budaya berbeda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecerdasan emosional berperan penting dalam proses adaptasi kultural, khususnya melalui kemampuan kesadaran diri, pengelolaan emosi, empati, motivasi, dan keterampilan sosial. Mahasiswa dengan kecerdasan emosional tinggi mampu memahami perasaan diri dan orang lain, mengelola stres akibat perbedaan budaya, serta menjalin hubungan sosial yang positif di lingkungan baru. Sebaliknya, mahasiswa dengan kecerdasan emosional rendah cenderung mengalami kesulitan beradaptasi dan merasa terasing. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kecerdasan emosional menjadi faktor penting yang memengaruhi keberhasilan mahasiswa perantau dalam menyesuaikan diri secara emosional dan sosial terhadap budaya baru, sehingga mampu berfungsi optimal dalam kehidupan akademik maupun sosialnya.
Pengalaman Orang Tua dalam Menerapkan Pola Asuh Pada Anak Berkebutuhan Khusus: Studi Kualitatif Fenomenologis Lisdayani; Intan; Namia, Putri; Utami, Jihan Trisyah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.6081

Abstract

Mengasuh anak berkebutuhan khusus memerlukan pemahaman mendalam, kesabaran tinggi, dan penerimaan yang kuat. Orang tua dituntut untuk tidak hanya berperan sebagai pengasuh, tetapi juga sebagai guru, terapis, sekaligus pendukung emosional bagi anaknya. Tantangan ini menjadi semakin kompleks ketika orang tua harus berhadapan dengan tekanan sosial dan ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk memahami pengalaman orang tua dalam menerapkan pola asuh terhadap anak berkebutuhan khusus serta mengidentifikasi tantangan yang mereka hadapi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologis, penelitian ini menggali pengalaman emosional, sosial, dan praktis yang dialami orang tua melalui wawancara mendalam dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua menjalani proses panjang mulai dari penolakan hingga penerimaan, serta umumnya menerapkan pola asuh demokratis yang disertai kasih sayang dan penyesuaian berdasarkan kebutuhan anak. Namun, mereka juga menghadapi berbagai tantangan seperti tekanan psikologis, stigma sosial, keterbatasan ekonomi, kurangnya pengetahuan, serta minimnya dukungan lingkungan. Meski demikian, orang tua tetap menunjukkan keteguhan dan komitmen besar dalam mendampingi perkembangan anak melalui berbagai upaya, termasuk mencari dukungan profesional dan komunitas. Temuan ini menegaskan bahwa pengasuhan anak berkebutuhan khusus merupakan proses kompleks yang membutuhkan pemahaman, dukungan, dan kebijakan inklusif dari berbagai pihak.