Nodul tiroid merupakan salah satu kelainan endokrin yang sering dijumpai, dengan insidensi yang terus meningkat. Evaluasi sitologi dan histopatologi sangat penting untuk menentukan sifat jinak atau ganas dari nodul tiroid, serta menentukan tatalaksana yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran karakteristik sitologi dan histopatologi nodul tiroid di Laboratrium Patologi Anatomi RSU Madani pada periode tahun 2022-2024. Jenis penelitian adalah studi deskriptif dengan pendekatan retrospektif. Data diambil dari rekam medis pasien yang menjalani pemeriksaan sitologi dan histopatologi nodul tiroid di Laboratorium Patologi Anatomu RSU Madani selama periode 2022-2024. Hasil pemeriksaan sitologi dan histopatologi menunjukkan bahwa nodul tiroid ditemukan paling banyak pada rentang usia 20-29 dan 50-59 tahun, yang masing masing sebanyak 9 pasien. Mayoritas pasien berjenis kelamin perempuan (85%). Pada pemeriksaan sitologi paling banyakmenunjukkan hasil benign follicular thyroid, sedangkan hasil histopatologi terbanyak adalah adenoma follicular thyroid. Pada kelompok usia 50-59 tahun, diagnosis terbanyak melalui sitologi adalah benign follicular thyroid, sedangkan pada kelompok usia 20-29 tahun, diagnosis terbanyak melalui pemeriksaan histopatologi adalah adenoma follicular thyroid. Pasien yang berjenis kelamin perempuan mendominasi pasien yang menjalani pemeriksaan sitologi (50%) dan histopatologi (37,5%). Nodul tiroid lebih sering terjadi pada perempuan, terutama pada rentang usia 20-29 dan 50-59 tahun. Seluruh nodul tiroid yang diperiksa secara sitologi maupun histopatologi di Laboratrium Patologi Anatomi RSU Madani pada periode tahun 2022-2024 seluruhnya bersifat jinak, dengan diagnosis terbanyak adalah benign follicular thyroid dan adenoma follicular thyroid.