Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENDIDIKAN MULTIKULTURAL SEBAGAI UPAYA MENUMBUHKAN TOLERANSI DI SEKOLAH Talita Nadia Kamila; Rafi’ Ghatfhan Syafi’i; Nurul Mubin
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 4 No. 6: November 2025
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan multikultural merupakan pendekatan yang krusial dan dipandang mampu menjadi solusi efektif dalam upaya menumbuhkan toleransi di sekolah. Indonesia, sebagai negara dengan keanekaragaman suku, ras, agama, dan budaya, menghadapi tantangan di mana perbedaan tersebut justru dapat menimbulkan konflik, prasangka, hingga diskriminasi dan bullying di lingkungan pendidikan. Pendidikan multikultural berfungsi sebagai konsep, ide, atau falsafah yang didasarkan pada keadilan sosial dan kesetaraan pendidikan bagi semua peserta didik tanpa memandang latar belakang. Pendidikan ini berupaya menanamkan kesadaran akan kesetaraan dan penghormatan, serta mengajarkan siswa untuk menerima perbedaan sebagai hal yang alamiah dan sumber kekayaan. Implementasinya di sekolah sangat penting untuk menciptakan lingkungan belajar yang harmonis, aman, dan inklusif , sekaligus menekan potensi munculnya konflik. Melalui metode pembelajaran yang kolaboratif dan dialog lintas budaya, guru berperan penting sebagai teladan dan fasilitator dalam menanamkan nilai-nilai toleransi, empati, dan kerja sama lintas latar belakang. Dengan demikian, pendidikan multikultural tidak hanya bertujuan membentuk peserta didik yang cerdas secara akademik, tetapi juga berkarakter toleran dan siap hidup damai di tengah masyarakat yang majemuk
PENERAPAN SISTEM HIDROPONIK BERBASIS LIMBAH RUMAH TANGGA SEBAGAI SOLUSI PERTANIAN BERKELANJUTAN DI DESA TRIREJO Talita Nadia; Muhammad Resa Oktavianto; Dina Widianingrum; Rafi’ Ghatfhan Syafi’i; Doni Desta; Nur Baiti Jannati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sabangka Vol 5 No 01 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat Sabangka
Publisher : Pusat Studi Ekonomi, Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62668/sabangka.v5i01.2189

Abstract

Household waste issues, particularly food scraps and plastic bottles, remain environmental problems that have not been optimally addressed. Most of this waste is disposed of without further processing, thereby posing risks of pollution. On the other hand, limited yard space has led to low levels of sustainable household farming practices. This Community Service Program (KPM) aims to provide education as well as implement a simple hydroponic system by utilizing food waste as liquid organic fertilizer (POC) and plastic bottles as planting media. The approach applied is descriptive qualitative with community participation, covering stages of observation, training, hands-on practice, and evaluation. The results indicate an increase in community knowledge and awareness regarding household waste management, along with the ability to independently apply simple hydroponic techniques. The healthy condition of plants during the early vegetative phase serves as an indicator of program success. This activity contributes positively to environmental education and has the potential to be developed into a sustainable household-level solution.