Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENDIDIKAN MULTIKULTURAL SEBAGAI UPAYA MENUMBUHKAN TOLERANSI DI SEKOLAH Talita Nadia Kamila; Rafi’ Ghatfhan Syafi’i; Nurul Mubin
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 4 No. 6: November 2025
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan multikultural merupakan pendekatan yang krusial dan dipandang mampu menjadi solusi efektif dalam upaya menumbuhkan toleransi di sekolah. Indonesia, sebagai negara dengan keanekaragaman suku, ras, agama, dan budaya, menghadapi tantangan di mana perbedaan tersebut justru dapat menimbulkan konflik, prasangka, hingga diskriminasi dan bullying di lingkungan pendidikan. Pendidikan multikultural berfungsi sebagai konsep, ide, atau falsafah yang didasarkan pada keadilan sosial dan kesetaraan pendidikan bagi semua peserta didik tanpa memandang latar belakang. Pendidikan ini berupaya menanamkan kesadaran akan kesetaraan dan penghormatan, serta mengajarkan siswa untuk menerima perbedaan sebagai hal yang alamiah dan sumber kekayaan. Implementasinya di sekolah sangat penting untuk menciptakan lingkungan belajar yang harmonis, aman, dan inklusif , sekaligus menekan potensi munculnya konflik. Melalui metode pembelajaran yang kolaboratif dan dialog lintas budaya, guru berperan penting sebagai teladan dan fasilitator dalam menanamkan nilai-nilai toleransi, empati, dan kerja sama lintas latar belakang. Dengan demikian, pendidikan multikultural tidak hanya bertujuan membentuk peserta didik yang cerdas secara akademik, tetapi juga berkarakter toleran dan siap hidup damai di tengah masyarakat yang majemuk
Integrasi Nilai Islam dan Budaya Jawa dalam Tradisi Tumpengan di PPTQ Nawwir Quluubanaa Wonosobo Talita Nadia Kamila; Nur Laili Khusnina; Rafi’ Ghatfhan Syafi’I; Vava Imam Agus Faisal
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 2 (2026): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i2.6654

Abstract

Tradisi tumpengan merupakan warisan budaya Jawa yang mengandung nilai filosofis dan religius, serta berfungsi sebagai media integrasi antara nilai-nilai Islam dan kearifan lokal. Artikel ini bertujuan mengkaji integrasi nilai Islam dan budaya Jawa dalam tradisi tumpengan di Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an (PPTQ) Nawwir Quluubanaa Wonosobo serta relevansinya terhadap pembentukan karakter santri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi lapangan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi tumpengan memuat nilai-nilai Islam, seperti syukur dan ketauhidan, ukhuwah Islamiyah, dan keikhlasan, yang tercermin dalam praktik kebersamaan, doa, dan berbagi makanan. Selain itu, tradisi ini merefleksikan nilai budaya Jawa berupa guyub, rukun, tepa selira, serta konsep selametan sebagai upaya menjaga harmoni sosial dan spiritual. Pelaksanaan tumpengan di PPTQ Nawwir Quluubanaa tidak bertentangan dengan ajaran Islam, melainkan menjadi bentuk akulturasi yang memperkuat nilai religius dan sosial santri. Oleh karena itu, tradisi tumpengan tetap relevan sebagai media pendidikan karakter dan penguatan identitas budaya Islam-Jawa di era modern.