Pelayanan pastoral Pranikah merupakan salah satu aspek penting dalam memperisapkan pasangan untuk kehidupan memasuki pernikahan Kristen yang sesuai dengan ajaran Kristen yang sesuai dengan ajaran Alkitab yang sehat dan harminis. Tetapi dalam kenyataannya yang ada di jemaat GMIM Musafir Pinokalan bbelum memiliki metode pengajara yang tepat kepada calon pengantin yang hanya di laksanakan dengan ceramah. Penelitian ini menggunakan teori kepemimpinan Yesus yang bersahabat, bertujuan untuk mengkaji penerapan prinsip-prinsip kepemimpinan Yesus yang bersahabat dalam konteks pelayanan pastoral pranikah di jemaat GMIM Musfir Pinokalan. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini mengidentifikasikan tantangan dalam pelayanan pastoralpranikah, termasuk kurangnya pendekatan personal, perhatian yang terbatas, serta metode pengajaran yang terlalu formal. Hasil penelitian ini mengusulkan solusi yang di tawarkan meliputi peningkatan pedekatan melalui pendekatan yang lebih relasional, perhatian lebih mendalam, serta penggunaan metode pengajaran yang interaktif dan berbasis pengalaman untuk membangun hubungan yang lebih dekat dan efektif.