Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Efektivitas Terapi Perilaku Kognitif terhadap Penurunan Stres dan Keseimbangan Kehidupan-Kerja pada Ibu Menyusui yang Bekerja Selama Transisi Pascapandemi Afrah Hasna Fadhilah; Anis Marjukah
Public Health and Safety International Journal Vol. 5 No. 02 (2025): Public Health and Safety International Journal (PHASIJ)
Publisher : YCMM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55642/phasij.v5i02.1150

Abstract

Masa transisi pascapandemi membawa berbagai tantangan psikososial bagi ibu menyusui yang bekerja, termasuk peningkatan stres dan ketidakseimbangan kehidupan-kerja. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas terapi perilaku kognitif (CBT) dalam mengurangi stres dan meningkatkan keseimbangan kehidupan-kerja pada ibu menyusui yang bekerja. Metode: Desain penelitian quasi-eksperimental dengan pendekatan pretest-posttest dan kelompok kontrol. Sampel terdiri dari 60 ibu menyusui bekerja yang dibagi secara acak menjadi kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Intervensi CBT diberikan selama enam sesi dalam tiga minggu. Instrumen yang digunakan meliputi Perceived Stress Scale (PSS) dan Work-Life Balance Scale (WLBS). Analisis data dilakukan menggunakan uji paired t-test dan independent t-test. Hasil: Hasil menunjukkan terdapat penurunan signifikan pada tingkat stres (p<0,01) dan peningkatan signifikan pada keseimbangan kehidupan-kerja (p<0,01) pada kelompok intervensi dibandingkan dengan kelompok kontrol. Kesimpulan: Terapi perilaku kognitif efektif dalam menurunkan tingkat stres dan meningkatkan keseimbangan kehidupan-kerja pada ibu menyusui yang bekerja selama masa transisi pascapandemi. Intervensi ini dapat diimplementasikan dalam praktik keperawatan komunitas dan kesehatan kerja.
Terapi Bermain Puzzle Untuk Menurunkan Kecemasan Akibat Hospitalisasi Di Bangsal Flamboyan RSUD Ir. Soekarno Kab. Sukoharjo Hafizhah Nur Istiqomah; Hanif Nur Fauzan; Ayu Rahmawati; Aisyah Yaumul Furqan; Hyasintha Aryanti; Afrah Hasna Fadhilah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 5 No. 2 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v5i2.2147

Abstract

Hospitalisasi pada anak merupakan kondisi yang dapat menimbulkan kecemasan akibat perubahan lingkungan, prosedur medis, serta keterpisahan dari orang tua dan aktivitas sehari-hari. Kecemasan yang tidak ditangani berpotensi menyebabkan penolakan tindakan perawatan, memperpanjang masa rawat inap, serta menghambat proses penyembuhan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menurunkan tingkat kecemasan anak akibat hospitalisasi melalui terapi bermain puzzle. Kegiatan dilaksanakan selama satu hari dengan desain pretest–posttest tanpa kelompok kontrol pada tiga pasien anak usia 4–8 tahun di Bangsal Flamboyan RSUD Ir. Soekarno Kabupaten Sukoharjo. Pengukuran tingkat kecemasan menggunakan Children’s Emotional Manifestation Scale (CEMS) yang menilai ekspresi wajah, vokalisasi, aktivitas, interaksi, dan tingkat kerja sama anak. Intervensi berupa terapi bermain puzzle edukatif dengan aktivitas menyusun potongan huruf menjadi nama buah, hewan, dan benda sesuai gambar yang familiar bagi anak. Kegiatan dilakukan selama 60 menit dengan pendampingan fasilitator dan tingkat kesulitan ringan hingga sedang. Hasil kegiatan menunjukkan adanya penurunan tingkat kecemasan setelah intervensi, dari kategori kecemasan berat dan sedang (100%) menjadi kecemasan ringan (33%) dan tidak ada kecemasan (67%). Terapi bermain puzzle dapat direkomendasikan sebagai intervensi nonfarmakologis yang aman, menyenangkan, dan mudah diterapkan untuk membantu anak beradaptasi selama hospitalisasi