Penelitian ini dilatar belakangi oleh UD Batu Batako Bukit Kapur merupakan salah satu Industri Kecil Menengah (IKM) yang bergerak di bidang produksi material bangunan, khususnya batako, dan berlokasi di Kecamatan Bukit Kapur, Kota Dumai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis desain layout yang optimal dalam mendukung proses produksi dan distribusi usaha Batu Batako Bukit Kapur menggunakan pendekatan SLP. Sehingga judul penelitian ini yaitu, Perbaikan Tata Letak IKM UD Batako Bukit Kapur Dumai menggunakan Metode SLP dan Grafik. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Layout Planning (SLP) dan metode berbasis grafik. Tahapannya meliputi pengumpulan data lapangan, penyusunan operation process chart, from-to chart, activity relationship chart, serta pembuatan relationship diagram. Evaluasi jarak perpindahan antar stasiun kerja dilakukan menggunakan metode grafik untuk menentukan layout terbaik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tata letak usulan dengan metode SLP mampu menurunkan jarak perpindahan material dari 424,7 menjadi 274, atau berkurang 35,47%. Sementara itu, metode grafik menghasilkan jarak 304,3. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa dari hasil perbandingan metode SLP dan metode Grafik dalam perancangan tata letak IKM UD Batu Batako Bukit Kapur, diperoleh bahwa layout usulan dengan metode SLP adalah yang paling efisien. Hal ini karena metode SLP menghasilkan jarak perpindahan material paling kecil, yaitu 274, dibandingkan dengan metode Grafik sebesar 304,3. Selain itu, kebutuhan luas area produksi pada layout usulan tersebut adalah 95,91 m² sehingga metode SLP dinilai paling efisien karena memperbaiki alur produksi, mengoptimalkan ruang, dan meningkatkan efektivitas operasional. Tata letak ini menjadi solusi strategis bagi peningkatan kinerja IKM UD Batu Batako Bukit Kapur.