Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Faktor yang Memengaruhi Nilai Perusahaan Perbankan Dimediasi Peringkat Obligasi Perdana, Didit Ali; Riwayati, Hedwigis Esti
Jurnal sosial dan sains Vol. 5 No. 10 (2025): Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsosains.v5i10.32544

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh rasio keuangan perbankan seperti non performing loan (NPL), loan to deposit ratio (LDR), net interest margin (NIM), dan capital adequacy ratio (CAR) terhadap nilai perusahaan yang diproksikan dengan Tobin's Q, serta menguji peran peringkat obligasi sebagai variabel intervening. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linear berganda dan analisis jalur. Data sekunder berupa data panel dari sepuluh perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2014-2024 diolah menggunakan Eviews 10. Sampel dipilih melalui metode purposive sampling berdasarkan kriteria kelengkapan laporan keuangan dan ketersediaan peringkat obligasi dari Pefindo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, LDR dan CAR berpengaruh positif signifikan terhadap peringkat obligasi, sedangkan NPL dan NIM tidak berpengaruh signifikan. Sementara itu, NIM dan CAR berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan, dengan NIM berpengaruh positif dan CAR berpengaruh negatif, sedangkan NPL, LDR, dan peringkat obligasi tidak berpengaruh signifikan. Berdasarkan uji Sobel, peringkat obligasi tidak mampu memediasi pengaruh NPL, LDR, NIM, dan CAR terhadap nilai perusahaan. Hasil pengujian adjusted R² menunjukkan variabel independen berpengaruh signifikan terhadap variabel intervening (92,78%), namun pengaruh gabungan variabel independen dan intervening terhadap variabel dependen lebih lemah (61,60%). Temuan ini mengindikasikan bahwa pasar ekuitas lebih efisien dalam merespons informasi fundamental bank secara langsung tanpa melalui mediasi peringkat obligasi.