This Author published in this journals
All Journal Missio Ecclesiae
Hutapea, Bona
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Jejak Misi Calvin: Melampaui Kata, Menggerakkan Dunia Sibagariang, Julius Stefanus; Hutapea, Bona; Simorangkir, Maykel
Missio Ecclesiae Vol 14 No 2 (2025): Oktober
Publisher : Institut Injil Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52157/me.v14i2.388

Abstract

Pemikiran John Calvin (1509–1564) dikenal luas dalam bidang dogmatika dan etika, namun kontribusinya terhadap misi Gereja lintas budaya kerap dipandang kontroversial. Sejumlah kritik, seperti dari Gustav Warneck dan Kenneth Scott Latourette, menyebut bahwa teologi Calvin cenderung menghambat semangat misi dan penginjilan lintas budaya. Namun, kajian-kajian terbaru mulai menunjukkan bahwa pemahaman ini perlu ditinjau ulang. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kembali dimensi misioner dalam kehidupan dan pemikiran teologis Calvin, serta relevansinya bagi misi Gereja masa kini. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan historis-teologis melalui studi kepustakaan. Literatur-literatur diperoleh dari karya-karya Calvin, termasuk Institutes of the Christian Religion, khotbah, surat pribadi, dan dokumen Consistory Gereja Jenewa. Analisis dilakukan dengan metode analisis isi, analisis historis-kritis, dan sintesis teologis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, meskipun tidak mengembangkan model misi formal seperti dalam misiologi modern, teologi Calvin secara implisit memiliki landasan misioner yang kuat. Pemahaman Calvin tentang kedaulatan Allah, pemilihan, dan pengutusan Gereja justru mendorong penginjilan aktif. Praktik pengutusan penginjil dari Gereja Jenewa ke wilayah-wilayah lain di Eropa menjadi bukti konkret perhatian Calvin terhadap mandat misi. Dengan demikian, pemikiran Calvin dapat memberikan kontribusi penting bagi pengembangan teologi misi yang berakar pada Kitab Suci dan kontekstual bagi tantangan Gereja masa kini.