Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Effect of Emotional Writing on Academic Stress among Psychology Students Intan Islamia; Meliana Sari Pasaribu; Rauzatul Umaina; Indriani; Nurhidayah; Yuni Maulana
Jurnal Psikologi Terapan Vol 8 No 1 (2025)
Publisher : Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Academic stress has become a common problem among university students due to various challenges in adapting to new roles and academic environments. This study aimed to examine the effect of emotional writing on reducing academic stress among students. The research employed a pretest–posttest control group design involving 20 students from Universitas Malikussaleh. Participants in the experimental group engaged in emotional writing activities, while the control group did not receive any treatment. Data were analyzed using a paired samples t-test to determine the effectiveness of the intervention. The analysis showed that the Sig. (2-tailed) value was greater than 0.05 (p = 0.181), indicating no significant difference between pretest and posttest scores in the experimental group. These findings suggest that emotional writing, in this study’s context, did not significantly reduce academic stress. However, this research contributes to understanding the complexity of stress-reduction interventions and highlights the need for further exploration of individual differences and contextual factors influencing emotional writing outcomes.
Social Comparison, Self-esteem, and Envy Among Early Adults: Evidence from Social Media Use Izzati Ainun Nubuwwah; Intan Islamia; Mohammad Nursalim Malay
Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 17 No. 1 (2026): Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi Fakultas Psikologi dan Kesehatan Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29080/jpp.v17i1.1771

Abstract

Fenomena envy (rasa iri) pada individu dewasa awal kerap kali dipicu oleh aktivitas perbandingan sosial yang mengancam harga diri mereka, terutama dalam konteks penggunaan media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menguji peran mediasi self-esteem dalam hubungan antara social comparison dan dua bentuk envy, yaitu benign envy dan malicious envy, pada dewasa awal. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan pendekatan survei yang melibatkan 206 responden dewasa awal berusia 18–25 tahun pengguna aktif media sosial. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan analisis mediasi Model 4 dari PROCESS Hayes. Temuan penelitian menunjukkan bahwa peningkatan social comparison berkaitan dengan penurunan self-esteem. Kondisi self-esteem yang rendah ini kemudian terbukti menjelaskan peningkatan pada malicious envy. Sebaliknya, tingkat self-esteem yang lebih tinggi ditemukan berkaitan dengan peningkatan benign envy. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa self-esteem berperan sebagai mekanisme psikologis penting yang memediasi bagaimana social comparison mengarah pada kedua bentuk envy tersebut. Kontribusi ilmiah dari penelitian ini menegaskan bahwa self-esteem adalah faktor krusial yang menjelaskan proses psikologis individu dewasa awal di media sosial, yaitu apakah perbandingan sosial yang mereka lakukan akan menghasilkan bentuk envy yang destruktif (malicious envy) atau konstruktif (benign envy).