This Author published in this journals
All Journal Jurnal Biosense
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

STUDI KERAGAMAN INVERTEBRATA LAUT DI PANTAI PASIR PUTIH PANGANDARAN DAN PEMANFAATAN OLEH MASYARAKAT Tri Al Rizqi, Idnur; Ajwa Saputra, Inarotul; Zahra Andiningtiyas, Aurell; Nur Fitriany, Syalma; Arestiana, Rima; Fadilah Noor, Meiry
JURNAL BIOSENSE Vol 8 No 4 (2025): Edisi Oktober 2025
Publisher : Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas PGRI Banyuwangi, Jalan Ikan Tongkol No 01, Telp (0333) 421593, 428592 Banyuwangi 68416

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/biosense.v8i4.5726

Abstract

Pantai Pasir Putih Pangandaran merupakan salah satu wilayah pesisir Indonesia yang memiliki potensi keanekaragaman hayati tinggi, khususnya invertebrata laut. Namun, kajian ilmiah terkait keanekaragaman dan pemanfaatannya oleh masyarakat masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis-jenis invertebrata laut serta menganalisis bentuk pemanfaatannya oleh masyarakat setempat. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif melalui eksplorasi pesisir dan wawancara. Hasil menunjukkan adanya empat filum utama, yaitu Echinodermata, Mollusca, Cnidaria, dan Arthropoda, yang dimanfaatkan sebagai sumber pangan, kerajinan, obat tradisional, dan bioindikator. Temuan ini mencerminkan keterkaitan antara kekayaan biodiversitas laut dan praktik pemanfaatan berbasis pengetahuan lokal yang berpotensi mendukung konservasi berkelanjutan. Pasir Putih Beach in Pangandaran is one of Indonesia's coastal areas with high marine biodiversity, particularly marine invertebrates. However, scientific studies on species diversity and local utilization remain limited. This study aims to identify marine invertebrate species and analyze their use by local communities. A qualitative approach was applied through coastal exploration and interviews. The results revealed four main phyla: Echinodermata, Mollusca, Cnidaria, and Arthropoda, which are utilized as food, handicrafts, traditional medicine, and natural bioindicators. These findings highlight the strong connection between marine biodiversity and local ecological knowledge that supports sustainable conservation practices.