Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perancangan Mitigasi Pencegahan Kecelakaan Kerja di Pabrik Brondolan PT XYZ Menggunakan Metode JSA dan JHA Butar Butar, Niken; Situmeang, Nummeriel Ro Parsaulian; Septarini, Indira Ruth
Blend Sains Jurnal Teknik Vol. 4 No. 2 (2025): Edisi Oktober
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/blendsains.v4i2.1039

Abstract

Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di industri kelapa sawit, khususnya di pabrik pengolahan brondolan kelapa sawit, menjadi perhatian utama mengingat tingginya risiko kecelakaan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk meminimalkan kecelakaan kerja pada PT XYZ dengan menggunakan metode Job Safety Analysis (JSA) dan Job Safety Hazard (JHA). Metode JSA digunakan untuk mengidentifikasi dan menganalisis tugas-tugas kerja serta potensi bahaya yang terkait, sedangkan JHA fokus pada penilaian risiko dan langkah-langkah mitigasi yang diperlukan. Selain itu, melalui pemantauan dan evaluasi kinerja yang didasarkan pada Standar Operating Procedure (SOP) PTXYZ terus meningkatkan sistem K3 mereka, memastikan kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku, namun partisipasi karyawan dalam pabrik penerapan K3 masih rendah. (0% untuk masker/kacamata, 26,09% untuk helm).
ANALISIS PENINGKATAN PRODUKTIVITAS DAN EFISIENSI SISTEM PRODUKSI SELANG HIDROLIK DENGAN METODE LINE BALANCING PT. HYDRO GEMILANG Wijaya, Albert William; Septarini, Indira Ruth; Sembiring, Anita Christine
JURITI (Jurnal Ilmiah Teknik Industri )Prima Vol 7 No 1 (2023): Juriti Prima (Jurnal Ilmiah Teknik Industri Prima)
Publisher : Fakultas Teknologi dan Ilmu Komputer, Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/juritiprima.v7i1.4127

Abstract

Produktivitas dan efisiensi dari lintasan produksi merupakan dua hal yang sangat penting bagi perusahaan. Semakin tinggi produktivitas dan efisiensi dari lintasan produksi, maka semakin tinggilah jumlah produk yang dapat dihasilkan. Sebuah perusahaan selang hidrolik mengalami kesulitan dalam mengefisiensikan lintasan produksi dan memenuhi permintaan produksi mereka. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk merancang lintasan produksi yang efisien bagi perusahaan agar mereka dapat meningkatkan produktivitas dan efisiensi sistem produksi. Pada penelitian ini penyeimbangan lintasan (line balancing) dilakukan dengan menggunakan dua metode, yaitu, metode Helgeson-Birnie dan metode Kilbridge-Wester. Berdasarkan hasil dari kedua metode tersebut, baik Helgeson-Birnie maupun Kilbridge-Wester, keduanya membentuk sebanyak 3 stasiun kerja untuk mengerjakan total 9 elemen kerja, dimana pada kondisi awal diperlukan 5 stasiun kerja. Kedua metode juga dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas kondisi awal, dimana kedua metode dapat meningkatkan efisiensi sebanyak 30,11% menjadi 71,25% dan meningkatkan produktivitas sebesar 3,91% dari jumlah produksi awal yang sebanyak 5850 unit.