Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Pemeliharaan Jalan Kabupaten Berbasis SDI dan IRI: Sintesis Studi Literatur dan Studi Kasus Kabupaten Gunungkidul Wibowo, Cornelius Ardiyanto; Pramesti, Nectaria Putri; Ximenes, Firmino Fitrino
Blend Sains Jurnal Teknik Vol. 4 No. 2 (2025): Edisi Oktober
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/blendsains.v4i2.1294

Abstract

Pemeliharaan jalan kabupaten merupakan aspek penting dalam menjamin keberlangsungan fungsi infrastruktur transportasi, terutama di wilayah yang mengalami pertumbuhan aktivitas industri seperti Kabupaten Gunungkidul. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi pemeliharaan jalan yang efektif dengan menggabungkan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) dan studi kasus lapangan pada ruas Jalan Tobong – Sp. Candirejo. SLR dilakukan terhadap 25 artikel terpilih untuk mengidentifikasi tren teknologi yang digunakan dalam pemantauan jalan serta manfaatnya terhadap efisiensi waktu. Hasil menunjukkan dominasi penggunaan teknologi seperti deep learning (32%), computer vision (16%), artificial intelligence (12%), dan Internet of Things (IoT) (12%) yang mampu meningkatkan akurasi deteksi kerusakan hingga 98,98% dan mempercepat waktu survei hingga 60 kali dibandingkan metode konvensional. Pada sisi lapangan, evaluasi kondisi jalan menggunakan metode Surface Distress Index (SDI) dan International Roughness Index (IRI) menunjukkan bahwa dari 37 segmen jalan yang dianalisis, sebanyak 71% tergolong dalam kondisi rusak berat, sementara 29% masih dalam kondisi baik. Berdasarkan hasil tersebut, strategi pemeliharaan yang direkomendasikan adalah rekonstruksi penuh untuk 71% segmen dan pemeliharaan rutin untuk 29% segmen. Estimasi kebutuhan biaya penanganan sebesar Rp 2,4 miliar untuk rekonstruksi dan Rp 487 juta untuk pemeliharaan rutin. Sintesis antara temuan SLR dan studi lapangan menunjukkan bahwa integrasi teknologi digital dalam sistem pemeliharaan jalan sangat potensial untuk meningkatkan efisiensi operasional, akurasi klasifikasi, serta mendukung pengambilan keputusan secara real-time. Temuan ini memberikan kontribusi praktis bagi pemerintah daerah dalam merancang sistem pemeliharaan jalan yang adaptif, berbasis data, dan berkelanjutan.
Lean Construction as an Efficiency Strategy for Sustainable Infrastructure: A Systematic Literature Review Ximenes, Firmino Fitrino; Pramesti, Nectaria Putri
Civil and Sustainable Urban Engineering Volume 5 - Issue 2 - 2025
Publisher : Tecno Scientifica Publishing & Society of Tropical Science and Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53623/csue.v5i2.852

Abstract

The construction industry continued to face major challenges related to inefficiency, resource waste, and significant environmental impacts. These issues highlighted the urgent need for more effective project management strategies to support sustainable infrastructure development. This study aimed to synthesize existing knowledge on the role of Lean Construction (LC) as an efficiency strategy in achieving sustainable infrastructure, while also identifying research gaps related to digital integration and the circular economy. A Systematic Literature Review (SLR) was conducted on 433 publications indexed in Scopus between 2015 and 2025. After applying inclusion and exclusion criteria as well as a quality assessment framework, 14 articles were selected for detailed analysis. The findings indicated that 71.4% of the reviewed studies emphasized LC integration with sustainability and digital technologies, particularly Building Information Modeling (BIM) and digital twins. Waste reduction (64.3%), cost efficiency (57.1%), time efficiency (50%), and implementation barriers (42.9%) also emerged as dominant themes. However, the integration of LC with Circular Economy (CE) principles, such as reuse, recycling, and design for deconstruction, remained limited. Furthermore, the social dimension of sustainability, including occupational safety, labor welfare, and collaborative culture, received minimal empirical attention. This study concluded that LC had significant potential to enhance project efficiency and sustainability, but its application was still predominantly conceptual, with limited validation in developing countries. Recommendations included expanding empirical field studies in the Global South, strengthening LC–BIM–CE integration in practice, developing practical tools and matrices to support implementation, and promoting regulatory frameworks that enable wider adoption.