Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PEMANFAATAN SISTEM INFORMASI BAGI KINERJA PERUSAHAAN Angela Raina Melina Thaal; Andreas Deddy Utama; Erlan Kurniansyah; Rizki Riana Putri; Tiolina Evi
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 6 (2025): Nopember 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran strategis sistem informasi dalam meningkatkan kinerja organisasi di era transformasi digital. Melalui tinjauan pustaka dan analisis komprehensif, penelitian ini menyelidiki bagaimana implementasi sistem informasi berdampak pada efektivitas operasional, proses pengambilan keputusan, dan kinerja bisnis secara keseluruhan. Studi ini menggarisbawahi bahwa organisasi yang mengimplementasikan sistem informasi terintegrasi mengalami peningkatan signifikan, termasuk peningkatan efisiensi operasional sebesar 23%, pengurangan biaya inventori sebesar 30%, dan peningkatan retensi pelanggan sebesar 27%. Penelitian ini juga mengeksplorasi faktor -faktor kritis dalam implementasi sistem informasi, mencakup aspek teknis, manajemen perubahan, dan pertimbangan sumber daya manusia. Lebih lanjut, studi ini menganalisis bagaimana sistem informasi modern berkontribusi pada berbagai aspek bisnis, termasuk manajemen rantai pasok, manajemen hubungan pelanggan, dan pengambilan keputusan strategis. Temuan menunjukkan bahwa implementasi sistem informasi yang efektif menghasilkan manfaat substansial dalam produktivitas organisasi, kapasitas inovasi, dan keunggulan kompetitif. Penelitian ini memberikan kontribusi baik pada pemahaman teoretis maupun aplikasi praktis dalam bidang manajemen sistem informasi
PENGUATAN PENCEGAHAN FRAUD MELALUI WHISTLEBLOWING, AKUNTANSI FORENSIK, DAN AUDIT INVESTIGASI: TINJAUAN LITERATUR SISTEMATIS Rizki Riana Putri; Trinandari Prasetya Nugrahanti
Journal of Social and Economics Research Vol 7 No 2 (2025): JSER, December 2025
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v7i2.1334

Abstract

Fraud merupakan permasalahan yang terus berkembang dan menjadi ancaman serius bagi organisasi, baik di sektor publik maupun swasta. Kompleksitas transaksi, kemajuan teknologi informasi, serta lemahnya sistem pengendalian internal meningkatkan risiko terjadinya kecurangan yang sulit terdeteksi secara dini. Oleh karena itu, pencegahan fraud menjadi pendekatan yang dipandang lebih efektif dibandingkan penanganan setelah fraud terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan mensintesis temuan-temuan empiris terkait peran whistleblowing, akuntansi forensik, dan audit investigasi dalam memperkuat pencegahan fraud. Metode penelitian yang digunakan adalah literature review, dengan menelaah lima belas artikel ilmiah yang relevan dan diperoleh melalui penelusuran Google Scholar. Hasil kajian menunjukkan bahwa whistleblowing berperan sebagai mekanisme deteksi dini yang efektif, terutama apabila didukung oleh perlindungan pelapor dan budaya etika organisasi. Akuntansi forensik terbukti berkontribusi dalam mendeteksi dan mencegah fraud melalui analisis investigatif berbasis bukti, meskipun masih menghadapi keterbatasan sumber daya dan kompetensi. Sementara itu, audit investigasi memiliki peran signifikan dalam pengungkapan dan pencegahan fraud melalui pembuktian dan penegakan akuntabilitas. Secara keseluruhan, hasil tinjauan literatur menegaskan bahwa penerapan whistleblowing, akuntansi forensik, dan audit investigasi secara terintegrasi mampu memperkuat sistem pencegahan fraud yang komprehensif dan berkelanjutan.
PENGUATAN PENCEGAHAN FRAUD MELALUI WHISTLEBLOWING, AKUNTANSI FORENSIK, DAN AUDIT INVESTIGASI: TINJAUAN LITERATUR SISTEMATIS Rizki Riana Putri; Trinandari Prasetya Nugrahanti
Journal of Social and Economics Research Vol 7 No 2 (2025): JSER, December 2025
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v7i2.1334

Abstract

Fraud merupakan permasalahan yang terus berkembang dan menjadi ancaman serius bagi organisasi, baik di sektor publik maupun swasta. Kompleksitas transaksi, kemajuan teknologi informasi, serta lemahnya sistem pengendalian internal meningkatkan risiko terjadinya kecurangan yang sulit terdeteksi secara dini. Oleh karena itu, pencegahan fraud menjadi pendekatan yang dipandang lebih efektif dibandingkan penanganan setelah fraud terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan mensintesis temuan-temuan empiris terkait peran whistleblowing, akuntansi forensik, dan audit investigasi dalam memperkuat pencegahan fraud. Metode penelitian yang digunakan adalah literature review, dengan menelaah lima belas artikel ilmiah yang relevan dan diperoleh melalui penelusuran Google Scholar. Hasil kajian menunjukkan bahwa whistleblowing berperan sebagai mekanisme deteksi dini yang efektif, terutama apabila didukung oleh perlindungan pelapor dan budaya etika organisasi. Akuntansi forensik terbukti berkontribusi dalam mendeteksi dan mencegah fraud melalui analisis investigatif berbasis bukti, meskipun masih menghadapi keterbatasan sumber daya dan kompetensi. Sementara itu, audit investigasi memiliki peran signifikan dalam pengungkapan dan pencegahan fraud melalui pembuktian dan penegakan akuntabilitas. Secara keseluruhan, hasil tinjauan literatur menegaskan bahwa penerapan whistleblowing, akuntansi forensik, dan audit investigasi secara terintegrasi mampu memperkuat sistem pencegahan fraud yang komprehensif dan berkelanjutan.