Saegaert, Marbella Valemouren
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemenuhan Kebutuhan Paliatif pada Anak Neuroblastoma yang Mengalami Chemo-Brain : Laporan Kasus Saegaert, Marbella Valemouren; Utami, Tuti Asrianti
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 11 (2025): Volume 7 Nomor 11 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i11.21577

Abstract

ABSTRACT Neuroblastoma is a prevalent malignant solid tumor in pediatric populations, frequently diagnosed at an advanced stage. Chemotherapy serves as the principal treatment modality; however, it is associated with long-term adverse effects, including cognitive impairments collectively referred to as chemo-brain. This case report aims to elaborate on the palliative care needs and the nursing strategies employed to address the cognitive and holistic issues faced by children with neuroblastoma who exhibit symptoms of chemo-brain. A descriptive qualitative approach utilizing a case report design was applied. Data collection involved direct clinical observations, in-depth interviews with primary caregivers, and comprehensive analysis of nursing documentation for two pediatric patients diagnosed with stage IV neuroblastoma. Cognitive impairments due to chemo-brain were manifested through deficits in memory, communication, and behavioral functioning. Identified palliative needs encompassed physical (pain and constipation), psychological (emotional instability and anxiety), and social-spiritual domains. Nursing interventions, including play therapy, relaxation techniques, and family-centered care, were instrumental in addressing these multidimensional needs. The implementation of a comprehensive, multidisciplinary, and family-involved palliative care approach significantly contributes to enhancing the quality of life in pediatric patients experiencing chemo-brain secondary to neuroblastoma. Keyword: Chemo-brain, Neuroblastoma, Pediatric Palliative Care, Cognitive Impairment, Holistic Nursing.  ABSTRAK Neuroblastoma merupakan salah satu jenis tumor padat yang paling umum ditemukan pada populasi anak dan sering kali terdiagnosis pada stadium lanjut. Kemoterapi sebagai terapi utama dapat menyebabkan efek samping jangka panjang berupa gangguan fungsi kognitif yang dikenal dengan istilah chemo-brain. Laporan kasus ini bertujuan untuk menguraikan kebutuhan paliatif yang dialami oleh anak dengan neuroblastoma yang mengalami chemo-brain serta strategi keperawatan yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan tersebut secara menyeluruh. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi klinis langsung, wawancara mendalam dengan orang tua, dan telaah dokumentasi keperawatan pada dua anak yang didiagnosis neuroblastoma stadium IV. Gangguan kognitif yang dialami anak mencakup penurunan memori, kemampuan komunikasi, dan fungsi perilaku. Kebutuhan paliatif yang teridentifikasi meliputi aspek fisik (nyeri dan konstipasi), psikologis (emosi labil dan kecemasan), serta sosial dan spiritual. Intervensi keperawatan berupa terapi bermain, teknik relaksasi, dan perawatan berpusat pada keluarga terbukti berkontribusi dalam pemenuhan kebutuhan tersebut. Pendekatan paliatif yang menyeluruh, melibatkan kolaborasi multidisiplin dan peran aktif keluarga, terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas hidup anak dengan chemo-brain akibat terapi kanker. Kata Kunci: Chemo-brain, Neuroblastoma, Paliatif Anak, Gangguan Kognitif, Keperawatan Holistik
HUBUNGAN INTENSITAS & UNSUR PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL DENGAN KECERDASAN EMOSIONAL REMAJA DI SMP SANTO BELLARMINUS BEKASI Saegaert, Marbella Valemouren; Daryati, Elisabeth Isti; Pasaribu, Jesika
Jurnal Online Keperawatan Indonesia Vol 8 No 2 (2025): Jurnal Online Keperawatan Indonesia
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/keperawatan.v8i2.6367

Abstract

Latar Belakang: Media sosial kini menjadi wadah utama bagi remaja dalam berkomunikasi dan mencari hiburan. Namun, penggunaan yang berlebihan berpotensi memengaruhi perkembangan kecerdasan emosional mereka. Kecerdasan emosional sendiri memiliki peran penting dalam kemampuan individu untuk mengenali, mengelola, serta mengekspresikan emosi secara tepat, sekaligus membangun relasi sosial yang sehat. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara intensitas dan unsur penggunaan media sosial dengan kecerdasan emosional pada remaja. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan deskriptif korelasi dan metode cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 135 siswa kelas VIII dan IX yang ditentukan melalui teknik total sampling. Instrumen yang digunakan meliputi kuesioner kecerdasan emosional (33 item), intensitas penggunaan media sosial (5 item), dan unsur penggunaan media sosial (7 item) yang telah diuji validitas serta reliabilitasnya. Analisis data dilakukan menggunakan uji Kendall’s tau-c. Hasil: Sebagian besar responden memiliki intensitas penggunaan media sosial yang sering (68,1%), unsur penggunaan media sosial tergolong baik (64,4%), dan tingkat kecerdasan emosional sedang (61,5%). Terdapat hubungan bermakna antara intensitas penggunaan media sosial (p=0,035) dan unsur penggunaan media sosial (p=0,018) dengan kecerdasan emosional. Kesimpulan: Intensitas dan kualitas penggunaan media sosial berpengaruh terhadap kecerdasan emosional remaja. Penggunaan yang bijak dan terarah dapat mendukung perkembangan emosional, sedangkan penggunaan berlebihan berpotensi menimbulkan dampak negatif.