Maghfirah Salsabila, Syauqina
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Yuridis terhadap Penerapan Restorative Justice dalam Penyelesaian Sengketa di Indonesia Maghfirah Salsabila, Syauqina
Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik Vol. 6 No. 1 (2025): (JIHHP) Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik
Publisher : Dinasti Review Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jihhp.v6i1.6216

Abstract

Penelitian ini mengkaji aspek yuridis penerapan pendekatan restorative justice dalam sistem penyelesaian sengketa di Indonesia. Melalui metodologi penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan library research, studi ini menganalisis landasan filosofis, historis, dan yuridis konsep restorative justice, perkembangan implementasinya dalam berbagai bidang hukum di Indonesia, hambatan dan tantangan yang dihadapi, serta prospek pengembangannya di masa depan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan restorative justice di Indonesia telah mengalami perkembangan signifikan, khususnya dalam sistem peradilan pidana anak, penanganan kasus pidana ringan, dan sengketa lingkungan. Pendekatan ini memiliki landasan filosofis yang sejalan dengan nilai-nilai Pancasila dan karakteristik masyarakat Indonesia yang menjunjung tinggi musyawarah dan harmoni sosial. Secara yuridis, implementasi restorative justice telah didukung oleh berbagai peraturan perundang-undangan, meskipun masih terdapat keterbatasan dalam aspek regulasi, kelembagaan, dan pemahaman aparat penegak hukum. Penelitian ini menemukan bahwa pendekatan restorative justice berpotensi mengurangi beban sistem peradilan, memberikan kepuasan lebih tinggi bagi para pihak, memulihkan hubungan sosial, dan menciptakan keadilan substantif. Namun demikian, efektivitas penerapannya masih dihadapkan pada tantangan berupa keterbatasan regulasi yang komprehensif, paradigma retributif yang masih dominan, dan kurangnya dukungan kelembagaan. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi pengembangan kerangka yuridis penerapan restorative justice di Indonesia yang lebih komprehensif dan sistematis dengan memperhatikan karakteristik sosio-kultural masyarakat Indonesia.
Legal Framework and Employee Liability in Banking Compliance and Crime Prevention: The Case Analysis of Indonesia Thalib, Prawitra; Kurniawan, Faizal; Maghfirah Salsabila, Syauqina; Kholiq, Mohamad Nur
Yustisia Vol 13, No 3: December 2024
Publisher : Faculty of Law, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/yustisia.v13i3.93370

Abstract

These banking crimes, such as fictitious credit, are a significant issue in the banking sector. These crimes involve fraud, such as collusion between bank personnel and affected consumers, leading to losses for banks, clients, the public, and the government. This study provides a comprehensive analysis of the legal implications of employee misconduct in banking, particularly in non-performing loans, focusing on prudential banking principles and statutory regulations. This study used a legal research method with a statutory, conceptual, and case approach. The study reveals the role of bank employees in ensuring bank compliance and preventing banking crimes. It highlights the responsibilities of Credit Decision Makers, Credit Analysts/Marketing, and Credit Administration in ensuring compliance with prudential principles. The author suggests that violations of Article 49 paragraph (2) letter a in Indonesia Banking Law should be classified as banking crimes rather than corruption crimes. A proactive approach from all banking elements, including internal audits and government support, is needed to prevent such crimes. The study also concludes that the legal liabilities of bank employees in non-performing loan cases primarily stem from breaches of prudential principles