This Author published in this journals
All Journal LoroNG
Ubaydillah, Muhammad Umar
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kampung Budaya Polowijen: Upaya Pelestarian Budaya Lokal Malang melalui Konsep Konservasi Nilai dan Warisan Budaya Berbasis Civil Society Akhyar, Muhammad; Ubaydillah, Muhammad Umar
LoroNG: Media Pengkajian Sosial Budaya Vol 7 No 1 (2018)
Publisher : Lembaga Kajian, Penelitian dan Pengembangan Mahasiswa Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/lorong.v7i1.228

Abstract

Preservation of local culture is a form of maintaining the value of the art, cultural values and traditional values by developing dynamic embodiment. This effort need to adaptt to the situation and the conditions are always changing and growing. This research describes a region that is becoming a real form of preservation of local culture by using the concept of conservation of the cultural heritage and values. The research method used was qualitative. by using descriptive qualitative approach. After data collection, reduction of data, display data, verification, a conclusion may be taken if the Kampung Budaya Polowijen capable of becoming a cultural marker Malang, booster value and cultural heritage and well as being the criterion with other cultures. Besides, it can also serve as a medium of communication-based local wisdom and the pioneers of the incidence of creative industries and tourist attraction in the region. Pelestarian budaya lokal merupakan suatu bentuk mempertahankan nilai seni, nilai budaya dan nilai tradisional dengan mengembangkan perwujudan yang dinamis. Upaya ini perlu menyesuaikan dengan situasi dan kondisi yang selalu berubah dan berkembang. Penelitian ini menggambarkan tentang sebuah wilayah yang menjadi bentuk nyata dari pelestarian budaya lokal dengan mengunakan konsep konservasi nilai dan warisan budaya. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Setelah melakukan pengumpulan data, reduksi data, display data dan verifikasi data maka didapati sebuah kesimpulan bahwa Kampung Budaya Polowijen mampu menjadi penanda kultural masyarakat Malang, penguat nilai dan budaya serta menjadi pembeda dengan budaya lainnya. Selain itu juga bisa dijadikan sebagai media komunikasi berbasis kearifan lokal dan pionir muculnya industri kreatif dan daya tarik wisata di wilayah tersebut.