Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KESULITAN BELAJAR BALAGHAH MENGGUNAKAN KITAB MA'ANI KELAS XI SMA IT MIFTAHUL ALI LENDANG PENGKORES Fathanah, Fani; Azzumar Fitri Bana, Rahil
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v5i3.6801

Abstract

Balaghah studies play an important role in Islamic education by helping students understand the meaning and beauty of messages in the Qur’an and Hadith. However, its instruction at the secondary level faces challenges, especially when using classical texts like Ma’ani. This study aims to identify learning difficulties in Balaghah among 11th-grade students at SMA IT Miftahul Ali and to analyze teachers’ strategies in addressing them. A descriptive qualitative approach was applied using observation, interviews, and documentation, analyzed through the Miles & Huberman model. Results show that 70% of students struggle to comprehend classical Arabic sentence structures. Contributing factors include low motivation, limited vocabulary, and lack of environmental support. Effective strategies include problem-solving, individual approaches, visual media, and remedial instruction. These findings highlight the need for contextual and adaptive teaching methods and support the relevance of constructivist approaches in Arabic language education. ABSTRAK Kajian Balaghah memiliki peran penting dalam pendidikan Islam karena membantu memahami makna dan keindahan pesan Al-Qur’an serta Hadis. Namun, pembelajarannya di tingkat menengah menghadapi kendala, terutama saat menggunakan kitab klasik seperti Ma’ani. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi kesulitan belajar Balaghah pada siswa kelas XI SMA IT Miftahul Ali dan menganalisis strategi guru dalam mengatasinya. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta dianalisis menggunakan model Miles & Huberman. Hasil menunjukkan 70% siswa mengalami kesulitan dalam memahami struktur kalimat Arab klasik. Faktor penyebabnya meliputi rendahnya motivasi, keterbatasan kosakata, dan dukungan lingkungan. Strategi efektif mencakup pendekatan problem solving, individu, media visual, dan remedial. Temuan ini menegaskan pentingnya strategi pembelajaran yang kontekstual dan adaptif, serta memperkuat relevansi pendekatan konstruktivisme dalam pembelajaran bahasa Arab.
Literasi Keuangan Pada Masayarakat Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan Desa Perigi Kecamatan Gerung Kabupaten Lombok Barat Azzahroh, Evrita Putri; Saleh, Hendri; Widiaty, Eny; Alim, Sahirul; Milawati, Nurfazila; Zaini, Muh; Fathanah, Fani; Ulfa, Rahmatin; Hasanah, Ratu Nastriyah Mu'minatul; Muhtarom, Zamroni Alpian
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 2 (2025): Bulan November
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i2.726

Abstract

Kemampuan literasi keuangan merupakan keterampilan penting yang harus dimiliki setiap orang untuk mencapai kesejahteraan ekonomi yang berkelanjutan. Rendahnya kemampuan masyarakat dalam mengelola keuangan rumah tangga, terutama dalam membedakan antara kebutuhan dan keinginan, masih menjadi permasalahan utama bagi penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan masyarakat penerima PKH di Kampung Perigi, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat, dalam mengelola keuangan keluarga secara bijak. Metode yang digunakan meliputi ceramah, diskusi interaktif, permainan edukatif, serta evaluasi melalui pretest dan posttest. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap konsep literasi keuangan dasar, pengelolaan pendapatan, perencanaan anggaran, dan pentingnya menabung. Evaluasi posttest memperlihatkan adanya peningkatan signifikan dibandingkan hasil pretest, menunjukkan efektivitas kegiatan dalam menumbuhkan kesadaran finansial. Respon masyarakat juga sangat positif, terlihat dari antusiasme selama pelaksanaan kegiatan. Dengan demikian, kegiatan ini berkontribusi nyata dalam membangun perilaku finansial yang lebih bijak dan mendukung peningkatan kesejahteraan keluarga penerima manfaat PKH di wilayah tersebut.