Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implikasi Filsafat Pendidikan Islam Dalam Penyelenggaraan Layanan Bimbingan dan Konseling di Sekolah Menengah dan Kejuruan Iqbal, Muhammad; Putri, Cintya Amelia; Siregar, Fauziah Amelia; Salsabila, Mifta; Novita, Wirda
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 2 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i2.566

Abstract

Artikel ini mengkaji konsep filsafat pendidikan Islam dan dampaknya terhadap pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Filsafat, yang berasal dari kata Yunani kuno “philos” (cinta) dan “sophia” (kebijaksanaan), memiliki makna yang luas dan telah diuraikan oleh berbagai filsuf seperti Plato, Aristoteles, Al Farabi, dan Immanuel Kant, yang masing-masing menawarkan sudut pandang berbeda mengenai hakikat kebenaran dan pengetahuan. Dalam konteks pendidikan, Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional Indonesia dan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) mengartikan pendidikan sebagai usaha sadar untuk mengembangkan potensi individu baik secara spiritual, intelektual, maupun sosial. Pendidikan Islam, yang didasarkan pada ajaran Nabi Muhammad dan Al-Qur’an, bertujuan mengubah sikap dan perilaku individu agar selaras dengan nilai-nilai Islam. Para cendekiawan seperti Muzzayin dan Zuhairini, serta Abuddin Nata, memberikan berbagai pandangan mengenai filsafat pendidikan Islam, mencakup analisis permasalahan pendidikan, kurikulum, metode pengajaran, dan lingkungan pendidikan berdasarkan Al-Qur’an dan hadits. Penerapan filsafat pendidikan Islam dalam layanan bimbingan dan konseling di SMK melibatkan pendekatan holistik yang mencakup aspek spiritual, emosional, intelektual, dan fisik; penerapan prinsip tauhid; penekanan pada etika dan moral Islam; serta pendekatan preventif dan kuratif. Dengan mengintegrasikan filsafat pendidikan Islam dalam layanan bimbingan dan konseling di SMK, diharapkan siswa tidak hanya mencapai prestasi akademis, tetapi juga menjadi individu yang utuh, berintegritas, dan mampu menjalani kehidupan dengan bijaksana sesuai ajaran Islam.
Peningkatan Karakter dan Kreativitas Anak Melalui Kegiatan Edukasi dan Keagamaan di Desa Ujung Bandar, Langkat Jannah, Miftahul; Salsabila, Mifta; Siregar, Mifta Hurriska; Syahrin, M Alvin; Nurazizah, Nurazizah; Syarqawi, Ahmad
PEMA Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i3.2725

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan karakter dan kreativitas anak melalui kegiatan edukasi dan keagamaan di Desa Ujung Bandar, Kabupaten Langkat. Latar belakang kegiatan ini didasarkan pada pentingnya pembentukan karakter dan pengembangan kreativitas anak sejak usia dini sebagai bekal dalam perkembangan psikososial dan moral. Sasaran kegiatan adalah anak-anak usia sekolah dasar yang berada di lingkungan desa dengan kondisi sosial religius yang cukup kuat. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah pendekatan edukatif dan partisipatif berbasis Bimbingan dan Konseling Perkembangan, yang dilaksanakan melalui kegiatan pembelajaran akademik dasar, pembinaan keagamaan, serta kegiatan kreatif berupa Festival Anak Sholeh. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan karakter religius, disiplin, tanggung jawab, kejujuran, serta empati sosial pada anak. Selain itu, kreativitas anak juga berkembang melalui kegiatan perlombaan yang mendorong keberanian, imajinasi, dan kepercayaan diri. Kegiatan ini memberikan kontribusi positif dalam pembinaan karakter dan kreativitas anak serta dapat dijadikan model pengabdian masyarakat berbasis edukasi dan keagamaan di lingkungan pedesaan.