Penelitian ini dilatar belakangi pada permasalahan aktivitas belajar disebabkan karena kurangnya peserta didik dalam pertanya,tidak adanya partisipasi dalam membantu teman saat berdiskusi, tidak ada umpan balik pada peserta didik saat persentase hasil diskusi peserta didik tidak ada yang menyanggah, memberikan saran maupun kritikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis data tentang penerapan model think pair share (TPS) terhadap aktivitas belajar geografi peserta didik fase E di SMA N 1 Bayang Kabupaten Pesisir Selatan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskritif kuantitatif dengan desain penelitian yang digunakan adalah pretest-posttest control gruop design fase E SMA N 1 Bayang yang terdaftar pada tahun ajaran 2023/2024 terdiri atas 7 kelas dengan jumlah peserta didik 212 orang.pengambilan sampel pada penelitian ini adalah random sampling dimana tiap orag disuruh populasi target memiliki kesempatan yang sama untuk dipilih. Hasil penelitian aktivitas peserta didik kelas ekperimen geografi pada peserta didik fase E 1 tahun ajaran 2023/2024 memperoleh nilai persentase rata rata sebesar 87,42% tang tergolong kedalam ‘sangat baik’’ sementara kelas kontrol geografi memperoleh nilai rata rata 72,71% yang tergolong “ baik” hasil hipotersis penelitian ini dengan menggunakan sampel T test dengan signifikan 0,05 ,0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima artinya terdapat pengaruh penerapan model pembelajaran think pair share terhadap aktivitas belajar geografi peserta didik fase E SMA N 1 Bayang.