Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENGARUH MEDITASI MELALUI APLIKASI RILIV TERHADAP TINGKAT KECEMASAN MAHASISWA Rahmatullah, Bagas; Basar, Adellia Nurul Aulia; Hasgat, Channia; Putri, Ginta Sellia; Tambunan, Inggrid Nathania; Mantika, Siti Hawa Annisa; Faradiba, Andi Tenri
Psyche: Jurnal Psikologi Vol 5, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/psyche.v5i1.971

Abstract

Anxiety disorder atau yang lebih dikenal sebagai gangguan kecemasan merupakan salah satu dari gangguan kesehatan mental yang paling banyak di idap oleh populasi dunia. Gangguan kecemasan merupakan gangguan yang ditandai dengan adanya gejala gelisah atau khawatir yang secara persisten hadir memengaruhi kehidupan individu, kesulitan tidur, gugup, atau merasakan kegelisahan yang berlebihan (DSM 5). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui terkait efektivitas pengunaan aplikasi meditasi terhadap kecemasan yang di idap oleh mahasiswa. Penelitian ini menggunakan  skema penelitian eksperimen  dan menggunakan desain penelitian Controlled Laboratory Experiment. Sampel penelitian melibatkan 5 partisipan yang merupakan Kelompok Eksperimen (KE), dengan kriteria partisipan adalah mahasiswa perguruan tinggi atau perguruan tinggi swasta dengan rentang usia 18-22 tahun. Pengukuran tingkat kecemasan dengan menggunakan alat ukur Generalized Anxiety Disorder (GAD-7) dari Drs. Robert L.et al. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data tes awal dan tes akhir partisipan diketahui nilai signifikansi adalah P > 0.05 sehingga hasil pre dan post tes tidak mengalami perubahan yang signifikan. Sedangkan pada hasil analisis deskriptif data tes awal dan tes akhir diketahui terdapat nilai mean yang berbeda,  tes awal mean sebesar 8.40 dan tes terakhir nilai mean berkurang menjadi 5.20.  Berdasarkan data uji statistika paired sample t test bahwa tidak ada perubahan yang signifikan terhadap tingkat kecemasan mahasiswa yang mendapatkan intervensi berupa meditasi.
Tanggapan Relawan Terhadap Pengalaman Bertugas di Startup Kesehatan Mental Rahmatullah, Bagas
Jurnal Etnik: Ekonomi-Teknik Vol 1 No 12 (2022): ETNIK : Jurnal Ekonomi dan Teknik
Publisher : Rifa'Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/etnik.v1i12.130

Abstract

In running the wheel of activity in a company, it is very important for the company to listen to any complaints that are felt by the team, a study found that the feedback or responses provided by the team are very useful for increasing motivation at work. Seeing the urgency of the responses given by the team to the company made researchers interested in learning more through this research in populations on volunteer teams. In this study, researchers used a descriptive approach using a questionnaire containing criticism of existing programs in the division, suggestions for divisional programs, and development suggestions for internal companies with the aim of finding out how volunteers responded while on duty at CV. Sharing Indonesian Stories. There were 8 participants whose data was taken for later analysis. Based on the results of the analysis, there are positive and negative aspects that the company needs to pay attention to so that it can develop better in the future
Implementasi Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2014 dalam Upaya Pemerataan Layanan Kesehatan Jiwa Di Indonesia Rahmatullah, Bagas
Jurnal Pro Hukum : Jurnal Penelitian Bidang Hukum Universitas Gresik Vol 11 No 5 (2022)
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/.v11i5.2468

Abstract

Kesehatan mental merupakan aspek penting dalam pembangunan manusia khususnya di Indonesia. Fenomena pemerataan layanan kesehatan mental masih menjadi problematika dunia, terlebih Indonesia merupakan negara dengan berbagai pulau serta banyaknya desa-desa yang tersebar. Aksesibilitas ke layanan kesehatan pun juga harus ditunjang dengan fasilitas yang memadai seperti pusat layanan kesehatan yang dekat dari pemukiman warga, jalan yang mendukung untuk di lalui, dan tenaga kesehatan yang memadai. Berdasarkan fenomena tersebut, melalui tinjauan dan kajian teoritis serta bukti fakta lapangan, peneliti akan mengkaji sejauh mana implementasi yang dilakukan oleh pemerintah maupun masyarakat dalam mengimplementasikan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2014 Tentang Kesehatan Jiwa.
Development and Rasch Validation of the Indonesia College Pornography Consumption Scale (CPCS) Rahmatullah, Bagas; Rahmani, Aliya; Afriliana, Wenny; Kusuma, Raitani Ambar; Mantika, Siti Hawa Annisa; Rosyadi, Muhammad Farhan
Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 17 No. 01 (2026): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jptt.v17n01.p86-95

Abstract

Background: Online pornography raises concerns about problematic use among university students. Existing measures lack validation for Indonesian populations. Objective: To develop and validate the College Pornography Consumption Scale (CPCS) for Indonesian students. Method: Guided by Griffiths’(2005) biopsychosocial addiction model, an item pool covering six dimensions was generated and reviewed by expert judges. Psychometric evaluation used Rasch analysis on data from 383 Indonesian undergraduates recruited via purposive sampling. Results: Rasch analysis supported unidimensionality (variance explained = 66.20%). Reliability indices were high (person separation reliability = .95; Cronbach’s α = .98). Most items demonstrated acceptable model fit; however, eight misfitting items require refinement. The Wright map indicated effective targeting across levels of addictive behaviors, with greater sensitivity at higher levels of problematic use. Conclusion: Initial findings provide support for the validity of the CPCS, though the eight misfitting items indicates that the scale's performance is still being optimized. CPCS offers a useful starting point for clinical screening in Indonesia population, provided that future iterations re-evaluate the problematic items to improve overall model fit.  Abstrak Latar Belakang: Akses ke pornografi daring semakin mudah, menimbulkan kekhawatiran tentang penggunaan problematik di kalangan mahasiswa. Instrumen yang ada belum tervalidasi khusus untuk populasi Indonesia. Tujuan: Mengembangkan dan memvalidasi College Pornography Consumption Scale (CPCS) bagi mahasiswa Indonesia. Metode: Berpedoman pada model adiksi biopsikososial Griffiths (2005), disusun himpunan butir yang mencakup enam dimensi (saliensi, toleransi, modifikasi suasana hati, gejala putus, konflik, kekambuhan) dan ditinjau oleh pakar. Evaluasi psikometrik menggunakan analisis Rasch pada data 383 mahasiswa sarjana Indonesia yang direkrut melalui sampling purposif. Hasil: Analisis Rasch mendukung unidimensionalitas (66,20%). Indeks reliabilitas tergolong tinggi (person separation reliability = .95; α = .98). Sebagian besar item menunjukkan kesesuaian model yang dapat diterima; namun, delapan item yang misfit memerlukan penyempurnaan. Wright Map menunjukkan penargetan yang efektif di berbagai tingkat perilaku adiktif, dengan sensitivitas yang lebih besar pada tingkat penggunaan bermasalah yang lebih tinggi. Kesimpulan:  Temuan awal mendukung validitas CPCS, meskipun beberapa item masih perlu disempurnakan. Skala ini berpotensi menjadi instrumen awal untuk menilai penggunaan pornografi bermasalah pada mahasiswa Indonesia, dengan kebutuhan pengembangan lanjutan guna meningkatkan kesesuaian model.