Donny Ardyan
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Efektivitas Program LATHI “Dolanan Anti Hipertensi” dalam Meningkatkan Pengetahuan Masyarakat Lansia Desa Prambatan: Effectiveness of the LATHI Program “Anti-Hypertension Games” in Increasing Community the Knowledge of the Elderly in Prambatan Village Aninda Fitri Rahmaniasari; Lucia Yovita Hendrati; Alvin Ubaid Khoiri; Dwi Kharisma; Zanifa Azelia; Safa Rosyadah Hakim; Regita Wida Threnisa; Khansa Khairunnisa; Angelinasyarga Sutera Dewangga; Nur Rahma Febriani; Aufa Lutfiha; Donny Ardyan; Ardania Yulian Putri
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 7 No. 4 (2024): April 2024
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v7i4.4815

Abstract

Latar belakang: Hipertensi merupakan sillent killer dan prioritas dalam dunia kesehatan secara global. Adapun hipertensi memiliki faktor yang dapat dibagi menjadi dua faktor yakni faktor yang dapat dimodifikasi dan tidak dapat dimodifikasi. World Health Organization memperkirakan bahwa 1,28 milliar orang dewasa berusia 30-79 tahun di seluruh dunia mengalami hipertensi. Di Indonesia angka kematian akibat hipertensi yakni sebesar 427.218 dan usia yang rawan menderita hipertensi yakni rentang usia 55-64 tahun. Adapun, salah satu kabupaten di Jawa Timur yakni Kabupaten Bojonegoro masih memiliki permasalahan hipertensi dan selalu mengalami peningkatan setiap tahunnya. Oleh karena itu, pencegahan penyakit hipertensi dalam bentuk edukasi perlu segera dilakukan untuk menekan angka kesakitan dan kecacatan pada penderitanya. Tujuan: Untuk mengetahui efektivitas pengimplementasian program LATHI dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat Desa Prambatan tentang penyakit hipertensi. Metode: Jenis penelitian ini yakni deskriptif kuantitatif dengan rancangan One Group Pretest-Posttest Design dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Sasaran dalam penelitian ini yakni 61 orang lansia berusia 45-80 tahun di Desa Prambatan, Balen, Bojonegoro. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test yang dilihat berdasarkan nilai mean dan p-value. Hasil: Hasil penelitian ini yakni sebanyak 44 responden atau 72,13% mengalami peningkatan pengetahuan, 9 responden memiliki pengetahuan yang tetap, dan 8 responden dengan tingkat pengetahuan menurun. Selain itu, berdasarkan uji analisis Wilcoxon secara bivariat didapatkan nilai p-value sebesar 0,000 <0,05 yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan tingkat pengetahuan masyarakat Desa Prambatan mengenai hipertensi antara sebelum dan sesudah diberikan program LATHI. Kesimpulan: Program LATHI “Dolanan Anti Hipertensi” dapat menjadi alternatif sarana promosi kesehatan yang efektif untuk menekan angka kejadian penyakit degeneratif seperti hipertensi. Hal ini dikarenakan mudah diterima masyarakat terutama yang berusia lansia karena menyenangkan dan informatif.
Correlation between Physical and Chemical Indoor Air Quality with Respiratory Health Sudarmaji; Donny Ardyan; Fitri Anisai Rohmah; Novi Dian Arfiani; Dayinta Annisa Syaiful
JURNAL KESEHATAN LINGKUNGAN Vol. 18 No. 2 (2026): JURNAL KESEHATAN LINGKUNGAN
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jkl.v18i2.2026.171-178

Abstract

Introduction: Indoor air quality (IAQ) refers to the quality of air within enclosed spaces, which makes up most of the air inhaled daily. Pneumonia is reported to be 17.33 times more common in children living in unhealthy households than those in healthy homes. This study examined the relationship between physical and chemical indoor air quality and children's respiratory health in the working area of the South Krembangan Community Health Center in Krembangan Subdistrict, Surabaya City. Methods: This study employed an analytical observational design utilizing a case-control approach. Samples were selected through purposive sampling. A total of 54 respondents participated in this study, consisting of 27 cases and 27 controls. Results and Discussion: The findings demonstrated a strong correlation between the prevalence of pneumonia in children and air quality parameters including room temperature, humidity, PM2.5 concentration, lighting intensity, and ventilation area. Room temperature (p = 0.029), humidity (p = 0.049), PM2.5 (p = 0.014), lighting intensity (p = 0.006), and ventilation area (p = 0.028) all showed statistically significant correlations. Formaldehyde (HCHO), on the other hand, did not significantly correlate with the incidence of pneumonia (p = 0.569). Additionally, total volatile organic compounds (TVOCs) and carbon monoxide (CO) were found to be below the Environmental Health Quality Standards. Conclusion: Although many housing conditions already fulfil established criteria, it is advised that factors potentially affecting indoor air quality be taken into consideration.