Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Sosialisasi Pengetahuan Ibu Tentang Perkembangan Sensoris Dan Motorik Anak Usia Dini Salsabila, Syifa; Fatdo Wardani, Ika Kania; Khoirunisa, Nita; Putri Yahya, Rifqi Amalia
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i2.3266

Abstract

Keterlambatan pada tumbuh kembang anak saat ini masih menjadi masalah serius baik di negara maju maupun berkembang di seluruh dunia. Keterlambatan ini dapat didukung dengan pemahaman tentang sensoris dan motorik. Tujuanya adalah agar setelah di lakukan sosialisasi ini orang tua dapat memahami pentingnya melatih peningkatkan kemampuan sensoris dan motorik terhadap anak. Kegiatan ini dilakukan pada hari Minggu, 5 Mei 2024 dengan 18 responden ibu-ibu kp Selang Bulak RT 002 RW 001 Ds Wanajaya Kec Cibitung Bekasi yang memiliki anak pada usia dini. Metode kegiatan yang digunakan dalam presentasi mengenai pengetahuan sensoris dan motorik. Memanfaatkan media leaflet, dan tanya jawab. Penyebaran pretest dan posttest. Hasil nya dari 18 responden yang memiliki pengetahuan kurang tentang pengetahuan sensoris dan motorik anak yaitu dengan nilai rata-rata sebesar 51,11 %, dan setelah dilakukan penyuluhan dari 18 responden mengalami perubahan nilai pengetahuan responden naik menjadi 86,94 % (Pengetahuan Baik), Berdasarkan hasil dari pretes dan posttest tersebut ada peningkatan pengetahuan dari responden yaitu sebesar 35,83 %. Hasil luaran dari pengabdian kepada Masyarakat berupa Manuskrip yang dipublikasikan pada Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN). Pengabdian ini dilakukan guna meningkatkan pengetahuan ibu akan pentingnya sensoris dan motorik anak sehingga tumbuh kembang anak dapat berjalan dengan semestinya.
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Menstruasi terhadap Kecemasan Menarche Remaja Putri SDN Wanajaya 03 Cibitung: The Effect of Menstrual Health Education on Menarche Anxiety in Female Adolescents at SDN Wanajaya 03 Cibitung Khoirunisa, Nita; Musmundiroh, Musmundiroh; Yulianti, Yulianti; Julianti, Neneng; Siregar, Rohani
Jurnal Kebidanan Besurek Vol. 10 No. 2 (2025): JULI-DESEMBER
Publisher : Program Studi D III Kebidanan Akademi Kesehatan Sapta Bakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jkb.v10i2.831

Abstract

Kecemasan menghadapi menarche merupakan salah satu masalah kesehatan reproduksi yang banyak dialami remaja putri, khususnya ketika mereka tidak memperoleh informasi yang benar tentang menstruasi. Menarche sering kali menjadi sumber kegelisahan yang berdampak pada kesiapan mental dan emosional dalam menghadapi perubahan fisik. Di Indonesia, sekitar 50% remaja putri belum mendapatkan informasi yang memadai mengenai menarche. Tingginya angka kecemasan tersebut umumnya disebabkan minimnya pengetahuan. Salah satu strategi yang dapat digunakan untuk mengatasi masalah ini adalah melalui pendidikan kesehatan menggunakan media cetak seperti booklet, yang menyajikan informasi sederhana, jelas, dan mudah dipahami. Penelitian ini menggunakan desain pre-experimental dengan pendekatan one group pretest–posttest. Sampel penelitian berjumlah 109 siswi SDN Wanajaya 03 Cibitung yang dipilih dengan teknik random sampling. Instrumen berupa kuesioner kecemasan diberikan sebelum dan sesudah intervensi. Data diuji normalitas menggunakan Kolmogorov-Smirnov test dan dianalisis dengan uji T parametrik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi, sebagian besar responden mengalami kecemasan sedang (62,4%) dan berat (30,3%). Setelah intervensi, sebagian besar responden mengalami kecemasan ringan (56,9%) dan sebagian kecil tidak merasakan kecemasan (9,2%). Uji statistik menghasilkan nilai p = 0,000 (p < 0,05), sehingga terdapat pengaruh yang signifikan pendidikan kesehatan dengan media booklet terhadap penurunan kecemasan menghadapi menarche. Kesimpulannya, pendidikan kesehatan dengan booklet terbukti efektif menurunkan kecemasan remaja putri menghadapi menarche. Program ini disarankan diterapkan di sekolah dasar agar siswi lebih siap menyikapi menstruasi dengan sikap positif.