Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

STUDI PELELANGAN SECARA ONLINE PADA LPSE KALIMANTAN TENGAH Perdian, Alprido; Lendra, Lendra; Gawei, Apria Brita Pandohop
Jurnal PROTEKSI (Proyeksi Teknik Sipil) Vol 1, No 2: Edisi Juli 2015
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (8.172 KB)

Abstract

Globalisasi mengubah proses pelelangan yang selama ini dilaksanakan secara offline menjadi proses pelelangan online yang diharapkan menjadi lebih efisien, efektif, terbuka, mampu bersaing, transparan, adil dan akuntabel. Karena e-Procurement merupakan hal yang baru, maka diperlukan pemahaman lebih lanjut mengenai gambaran umum, tata cara pelaksanaan dan tahapan evaluasi pada LPSE Kalteng. Strategi dalam menentukan harga penawaran pada e-Procurement juga berbeda dengan pelelangan biasa sehingga perlu diketahui perbedaan selisih pagu dengan harga penawaran agar dapat menjadi referensi bagi kontraktor yang akan mengikuti e-Procurement.   Metode penelitian ini adalah observasi dan pengambilan sampel menggunakan teknik Cluster Sampling. sehingga diperoleh paket lelang kategori pekerjaan konstruksi Tahun Anggaran 2012 pada LPSE Kalimantan Tengah sebagai sampel sebanyak 354 buah. Data yang diperoleh kemudian diolah menggunakan MS EXCEL sehingga diperoleh nilai persentase perbedaan selisih pagu dengan harga terkoreksi. Untuk analisis data menggunakan analisis deskriptif, antara lain: mean (rata-rata) standar deviasi dan distribusi frekuensi. Untuk uji perbedaan menggunakan One Way ANOVA. Berdasarkan hasil penelitian, diungkapkan bahwa LPSE Kalimantan Tengah adalah unit kerja semi online yang dibentuk untuk menyelenggarakan pengadaan barang/jasa secara elektronik dan memfasilitasi pejabat pengadaan dalam melaksanakan pengadaan barang/jasa secara elektronik. Berdasarkan analisis deskriptif diperoleh nilai rata-rata selisih pagu dengan harga terkoreksi sebesar 4,155%. Nilai terkecil rata-rata selisih pagu dengan harga terkoreksi adalah 0,149% pada Bidang Cipta Karya golongan kecil dan nilai terbesarnya adalah 22,757% pada Bidang Sumber Daya Air golongan kecil. Berdasarkan uji beda, rata-rata selisih pagu dengan harga terkoreksi berdasarkan jenis golongan tidak memiliki perbedaan yang signifikan antara ketiganya, dengan nilai signifikansi 0,330 > 0,05. Sedangkan perbedaan rata-rata selisih pagu dengan harga terkoreksi berdasarkan jenis bidang, bidang sumber daya air  memiliki perbedaan yang nyata dengan bidang bina marga dan cipta karya dengan nilai signifikansi 0,001 < 0,05. Kata kunci: harga penawaran, kontraktor, LPSE, Kalteng
MODEL PARTISIPASI KONTRAKTOR SKALA KECIL DALAM PELELANGAN Perdian, Alprido
Media Teknik Sipil Vol 15, No 1 (2017): Februari
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (813.084 KB) | DOI: 10.22219/jmts.v15i1.4488

Abstract

Kontraktor memiliki pertimbangan berdasarkan kondisi internal dan eksternal untuk berpartisipasi dalam pelelangan. Kualifikasi kontraktor membuat pertimbangan partisipasi kontraktor dalam pelelangan menjadi berbeda-beda. Permasalahan utama kontraktor kualifikasi usaha kecil adalah kemampuannya yang sangat terbatas, namun memiliki jumlah sebesar 90,66% dari total populasi kontraktor yang terdaftar di LPJK. Berdasarkan alasan tersebut perlu diketahui faktor yang mempengaruhi, analisis variabel yang berpengaruh dan bagaimana pengaruhnya terhadap partisipasi kontraktor dan juga model partisipasi kontraktor dalam pelelangan. Survei kuesioner dan wawancara dilakukan kepada 46 kontraktor yang ada di Kota Palangkaraya. Setelah analisis deskriptif, analisis pengaruh dan pembuatan model dilakukan menggunakan StructureEquation Modelling – Partial Least Square (SEM-PLS) dengan bantuan software SmartPLS3. Hasil analisismenunjukkan bahwa faktor yang paling mempengaruhi partisipasi kontraktor kualifikasi usaha kecil dalam pelelangan, yaitu “Memiliki Peralatan Yang Memenuhi Syarat”, “Ukuran Proyek dan Tingkat Kompleksitas” dan “Ketersediaan Bahan Baku Yang Disyaratkan”. Untuk analisis pengaruh didapatkan bahwa kemampuan perusahaan, karakteristik proyek serta kondisi ekonomi, lingkungan dan pemerintah berpengaruh secara signifikan terhadap partisipasi kontraktor kualifikasi usaha kecil dan membentuk model: PK = 0,327 KP +0,316 KPro + 0,312  ELP + 0,200
MODEL PARTISIPASI KONTRAKTOR SKALA KECIL DALAM PELELANGAN Alprido Perdian
Media Teknik Sipil Vol. 15 No. 1 (2017): Februari
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jmts.v15i1.4488

Abstract

Kontraktor memiliki pertimbangan berdasarkan kondisi internal dan eksternal untuk berpartisipasi dalam pelelangan. Kualifikasi kontraktor membuat pertimbangan partisipasi kontraktor dalam pelelangan menjadi berbeda-beda. Permasalahan utama kontraktor kualifikasi usaha kecil adalah kemampuannya yang sangat terbatas, namun memiliki jumlah sebesar 90,66% dari total populasi kontraktor yang terdaftar di LPJK. Berdasarkan alasan tersebut perlu diketahui faktor yang mempengaruhi, analisis variabel yang berpengaruh dan bagaimana pengaruhnya terhadap partisipasi kontraktor dan juga model partisipasi kontraktor dalam pelelangan. Survei kuesioner dan wawancara dilakukan kepada 46 kontraktor yang ada di Kota Palangkaraya. Setelah analisis deskriptif, analisis pengaruh dan pembuatan model dilakukan menggunakan StructureEquation Modelling – Partial Least Square (SEM-PLS) dengan bantuan software SmartPLS3. Hasil analisismenunjukkan bahwa faktor yang paling mempengaruhi partisipasi kontraktor kualifikasi usaha kecil dalam pelelangan, yaitu “Memiliki Peralatan Yang Memenuhi Syarat”, “Ukuran Proyek dan Tingkat Kompleksitas” dan “Ketersediaan Bahan Baku Yang Disyaratkan”. Untuk analisis pengaruh didapatkan bahwa kemampuan perusahaan, karakteristik proyek serta kondisi ekonomi, lingkungan dan pemerintah berpengaruh secara signifikan terhadap partisipasi kontraktor kualifikasi usaha kecil dan membentuk model: PK = 0,327 KP +0,316 KPro + 0,312  ELP + 0,200
Pendampingan untuk Optimalisasi Kinerja Proyek Drainase: Produktivitas Alat Berat dan Kontribusi Terhadap Pembangunan Infrastruktur Lendra, Lendra; Febrianty, Ruliana; Perdian, Alprido
Sipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 1 (2025): Sipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/sipakaraya.v4i1.5535

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan pendampingan kerja praktek mahasiswa Teknik Sipil pada proyek pembangunan drainase untuk meningkatkan kompetensi analisis produktivitas alat berat dan berkontribusi pada keberhasilan proyek infrastruktur. Kegiatan dilaksanakan selama enam bulan menggunakan pendekatan pembelajaran eksperiensial melalui orientasi proyek, pendampingan teknis konstruksi, analisis produktivitas alat berat, monitoring berkala, dan penyusunan laporan. Evaluasi pre-post test terhadap empat mahasiswa menunjukkan peningkatan kompetensi rata-rata 68,3%, dengan peningkatan tertinggi pada keterampilan analisis produktivitas (140%). Analisis produktivitas mengungkapkan semua alat berat (excavator standard, excavator long arm, dump truck, concrete mixer, dan concrete truck mixer) mencapai durasi kerja lebih cepat dari jadwal pelaksanaan, mengindikasikan perencanaan optimal. Kontribusi kegiatan meliputi dokumentasi sistematis, analisis terstruktur, dan identifikasi solusi permasalahan teknis. Tantangan utama mencakup koordinasi stakeholder, keterbatasan waktu pendampingan, dan akses data proyek. Pendampingan kerja praktek terbukti efektif meningkatkan kompetensi praktis, soft skills, dan pemahaman industri konstruksi, serta memberikan kontribusi positif terhadap optimalisasi proyek drainase.
PERENCANAAN FASILITAS PENGELOLAAN SAMPAH BERKELANJUTAN: DESAIN TPS3R UNTUK KAMPUS UNIVERSITAS PALANGKA RAYA Perdian, Alprido; Lendra, Lendra; Faqih, Nasyiin
Device Vol. 15 No. 2 (2025): Bulan November
Publisher : Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer (FASTIKOM) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/d1j31q91

Abstract

The growth of the academic community at Palangka Raya University has led to significant waste problems. Without an appropriate and sustainable management system, the accumulation of waste can have a negative impact on environmental cleanliness, the health of the campus community, and the aesthetics and image of the institution. To address these challenges, a more progressive and sustainability-oriented waste management system is needed through the planning and construction of a Reduce, Reuse, Recycle Waste Management Facility (TPS3R). This planning includes building design and the preparation of a Cost Estimate Plan (RAB) tailored to the needs of Palangka Raya University. The implementation of the construction project requires comprehensive and accurate budget calculations. The preparation of the cost plan must consider the principle of economic efficiency while maintaining consistency with established quality standards and technical specifications. Based on the analysis conducted by the researchers, waste generation data was obtained, and the TPS3R building design for Palangka Raya University is planned to cover an area of 216 square metres with a budget plan of Rp 752,964,900.00. It is hoped that the design planning of the TPS3R building at Palangka Raya University will not only serve as a technical solution to waste management issues but also as a model for campus environmental management that can be replicated in other educational institutions.