Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERANCANGAN MOTION GRAPHIC DALAM IKLAN Putri, Shafira Nursyah; Fiandra, Yosa; Ramdhan, Zaini
eProceedings of Art & Design Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Cyberbullying adalah   kekerasan yang dilakukan oleh individu atau kelompok terhadap individu   atau kelompok  lain di media sosial. Bentuk dan metode  cyberbullying sangat beragam dan  beragam  mulai  dari  mengirim  ancaman  melalui  email,  mengunggah  gambar  yang melecehkan korban, membuat situs web untuk menyebarkan  fitnah dan mengolok-olok korban, mengakses  akun  jejaring  sosial  orang  lain,  membuat  ancaman  dan  membuat  dari  ancaman. korban  masalah  Cyberbullying  jangka  panjang  dapat  membunuh  kepercayaan  diri  seseorang, membuat mereka sedih, tidak nyaman, selalu  bersalah atau gagal karena tidak dapat menangani gangguan  yang  datang.  Hasil  dari  pengamatan  fenomena  ini  adalah  bahwa  cyberbullying dipraktikkan  untuk  mempermalukan  dan  menundukkan  individu  dan  kelompok    dengan mengomentari  secara  verbal  konten  yang  diunggah  oleh  korban.  Cyberbullying  biasanya dilakukan  oleh    remaja  khususnya  remaja  perkotaan  yang  dekat  dengan  perkembangan teknologi.  Fenomena  cyberbullying menjadi  lebih menonjol  karena mudahnya  akses  ke  dunia maya  atau media  sosial,  namun  cyberbullying masih  diabaikan  di  Indonesia. Metodologi  yang digunakan adalah metode kualitatif, dimana metode ini menghasilkan data deskriptif dari sumber yang diamati berupa kata-kata  tertulis atau lisan. Desain tersebut menjadi sebuah konsep yang berfokus pada motion graphics, yang kemudian dirangkai menjadi sebuah trailer film.  Kata Kunci: cyberbullying, remaja, motion graphics, iklan film
Penyuluhan Literasi Digital bagi Ibu-Ibu PKK Kelurahan Kedaung Kecamatan Pamulang Tangerang Selatan Sari, Ratna; Putri, Shafira Nursyah; Choirunnisa, Choirunnisa
Mestaka: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Pakis Journal Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58184/mestaka.v5i1.856

Abstract

This article aims to narrate the community service process carried out by a team of lecturers from the Communication Studies Program at Pamulang University in Kedaung Village, Pamulang District, South Tangerang City, Banten. The community service in this article raises the theme of digital literacy counseling, especially for women's groups. The unstoppable development of information and communication technology has brought complex changes to every sector of life. Without gender dichotomy, men and women have equal opportunities to participate and even become the main actors in the use of information technology. They easily access and obtain information from anywhere without exception. However, unfortunately, the flood of information they receive is not accompanied by digital ethics. As a result, some of them, especially women, become serious targets for the spread of news or consumption of misleading information. To address this, digital literacy counseling for them is essential. This community service method uses a counseling model or lectures for local PKK mothers. The results of the community service show that they realize that the culture of origin for the information they receive has become the root of the rampant female victims of false news. They also realized the importance of ensuring the accuracy of the information they received so that in the future, women's groups would become a safe group in digital media.