Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Edukasi dan Deteksi Dini Penyakit Tidak Menular dalam Implementasi SDG 3 di Kelurahan Ampel Fidelia, Vasthi Nadia; Priyanto, Ratu Julyana Citra Hambali; Lumbanraja, Teodora Merry Meriba Vica Juliana Br; Widiyan, Fani Septi Putri; Budiman, Daniel Prasetio; Priambodo, Bayu
PEMA Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i3.1570

Abstract

Penyakit Tidak Menular (PTM) meliputi beberapa penyakit, hipertensi atau darah tinggi, diabetes, stroke, dan penyakit jantung kini mendominasi morbiditas dan mortalitas di Indonesia, termasuk di Kelurahan Ampel, Kota Surabaya. Rendahnya kesadaran terhadap deteksi dini dan pola hidup sehat yang telihat dari lonjakan kasus hipertensi dan obesitas pada rentang waktu 2015 hingga 2016 di Jawa Timur memicu perlunya intervensi berbasis edukasi masyarakat. Salah satu rangkaian program kerja Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Bela Negara SDGs UPN “Veteran” Jawa Timur di Kelurahan Ampel ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang gaya hidup sehat sekaligus melakukan deteksi dini melalui mini Medical Check-Up (MCU). Jurnal ini menggunakan pendekatan partisipatif dan metode demonstrasi. Kegiatan ini dilaksanakan melalui penyuluhan langsung, pemeriksaan tekanan darah, dan gula darah acak, yang melibatkan 46 warga berusia di atas 30 tahun. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme tinggi serta peningkatan kesadaran kesehatan warga, yang sekaligus mendukung pencapaian SDG 3. Kegiatan ini berkontribusi terhadap pencapaian target 3.4, yaitu mengurangi angka mortalitas dini yang disebabkan oleh PTM melalui upaya preventif dan pengobatan yang efektif. Dengan adanya pemeriksaan dini terhadap tekanan darah dan kadar gula darah, masyarakat memperoleh kesempatan untuk mengenali kondisi kesehatannya lebih awal, sehingga potensi risiko terhadap penyakit hipertensi atau tekanan darah tinggi, kolesterol, dan diabetes dapat diminimalkan melalui intervensi yang tepat. Program ini diharapkan menjadi fondasi bagi penguatan upaya preventif dan promotif kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.
Bantuan Kemanusiaan UNICEF Melalui Humanitarian Action for Children di Afghanistan Pada Tahun 2021-2024 Fidelia, Vasthi Nadia; Pratama, Akbar Yuda; Damayanti, Hanum Alfina; Masruroh, Mahdiyatin; Hapsari, Renitha Dwi
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 10, No 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v10i1.2026.226-237

Abstract

Kondisi kemanusiaan memburuk sejak Taliban kembali mengambil alih kekuasaan pada 15 Agustus 2021. Konflik bersenjata berkepanjangan, bencana alam, perubahan iklim, dan pandemi Covid-19 memperparah krisis sosial dan ekonomi masyarakat Afghanistan, khususnya bagi kelompok yang rentan mengalami kelaparan, seperti anak-anak. Anak-anak menghadapi keterbatasan akses pendidikan, kekerasan, eksploitasi, hingga pernikahan dini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana bantuan kemanusiaan yang dilakukan oleh UNICEF melalui program Humanitarian Action of Children (HAC) dalam merespons kebutuhan anak-anak di Afghanistan pada tahun 2021-2024. Penelitian ini menggunakan konsep humanitarian assistance dari Miriam Bradley dengan pendekatan kualitatif deskriptif berbasis data sekunder yang berbasis dari laporan tahunan IGO, website resmi IGO, media massa, dan penelitian-penelitian terdahulu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UNICEF melalui HAC menyediakan dua bantuan kemanusiaan, yakni bantuan material dan bantuan layanan. Bantuan material berupa penyediaan bahan pangan, pengadaan barang medis, WASH, dan CVA. Selain itu, terdapat berbagai bantuan layanan, seperti layanan kesehatan, dukungan gizi, pendidikan formal dan non-formal, serta layanan psikososial. Meskipun terdapat peningkatan cakupan bantuan dari tahun ke tahun, data menunjukkan bahwa masih banyak anak-anak yang belum tersentuh bantuan karena keterbatasan sumber daya dan tantangan geografis maupun politik. Oleh karena itu, diperlukan kerja sama internasional yang lebih kuat dan pendekatan yang inklusif untuk menjangkau seluruh anak-anak terdampak di Afghanistan.