Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERKEMBANGAN SISTEM PERDAGANGAN KARET DI KABUPATEN TEBO (1980-2022) SEBAGAI BAHAN AJAR SEJARAH DI SMA N 15 MUARO JAMBI Fajarini, Evi; Seprina, Reka
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 1 No. 1 (2023): Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/cendikia.v1i1.34

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji bagaimana perkembangan sistem perdagangan karet yang dapat dijadikan sebagai bahan ajar pada pembelajaran sejarah. Metode penelitian yang digunakan pada penulisan artikel ini berupa metode Kualitatif deskriftif. Hasil penelitian kali ini menunjukkan bahwa sistem perdagangan karet di Kabupaten Tebo yang pertama, perniagaan masyarakat transmigran dengan pemerintah. Fase kedua, perniagaan masyarakat eks-transmigran dengan kehadiran pihak swasta baik dari koperasi unit desa maupun perorangan yang disebut dengan istilah tengkulak Ketiga, perniagaan masyarakat dengan pola kelompok tani karet rakyat dengan model lelang dengan para tengkulak dalam bentuk pelelangan. Perkembangan sistem perdagangan karet Tebo tahun 1980-2022 dapat dimanfaatkan menjadi sumber sejarah lokal wilayah Tebo dan sebagai bahan ajar pada pembelajaran sejarah bagi peserta didik karena materi ini berkaitan erat dengan peserta didik agar mengetahui perkembangan perdagangan karet di lingkungan yang di tinggali, dan juga untuk mengetahui sejarah bagaimana awal mulanya perdagangan karet di wilayah Tebo, sehingga nilai-nilai perjuangan yang dilakukan rakyat Tebo dapat membantu membangkitkan semangat perjuangan dan pembentukan karakter nasionalisme bagi kaum muda.
Tradisi Selamatan Kematian Dalam Masyarakat Jawa di Desa Talang Makmur Mariyani, Silvi; Fajarini, Evi; Sanubari, Fiqri; Sinurat, Junita Yosephine
Indonesian Research Journal on Education Vol. 6 No. 1 (2026): Irje 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v6i1.4086

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pelaksanaan tradisi slametan kematian yang berlangsung di masyarakat Desa Talang Makmur, Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi merupakan pola perilaku atau tindakan yang diwariskan secara turun-temurun dan tetap dilestarikan oleh masyarakat. Doa bersama yang dalam budaya Jawa dikenal sebagai slametan menjadi inti ritual untuk menjaga dan mempertahankan tatanan hidup. Tujuan dari pelaksanaan slametan adalah untuk memohon keselamatan, yaitu keadaan di mana setiap peristiwa dapat berjalan lancar sesuai dengan yang diharapkan tanpa menimbulkan masalah bagi siapa pun. Upacara selamatan kematian di Talang Makmur dilaksanakan pada sejumlah waktu tertentu, yakni pada hari pertama (geblak), hari ketiga (telung dino), hari ketujuh (mitung dino), hari keempat puluh (matang puluh), har keseratus (nyatus), satu tahun (mendhak pisan), dua tahun (mendhak pindo), hari keseribu (nyewu), dan peringatan tahun-tahun berikutnya (nas). Setiap sajian dalam berkatan, seperti ketan, apem, pasung, dan pisang (gedhang), mengandung makna simbolis yang khas.