Latar Belakang: Menstruasi yang dialami remaja putri biasanya disertai dismenore, hal ini merupakan siksaan tersendiri yang dapat mengganggu aktivitasnya. Dismenore terjadi akibat adanya ketidakseimbangan sekresi prostaglandin dari endometrium saat proses menstruasi. Pendekatan non farmakologi dapat dilakukan dengan beberapa cara, salah satunya adalah teknik distraksi. Teknik distraksi yang dapat berperan dalam manajemen dismenore non farmakalogis salah satunya adalah cat stretch exercise. Cat stretch exercise juga dapat meningkatkan kadar hormon endorphin empat sampai lima kali dalam darah sehingga hal tersebut dapat menurunkan rasa nyeri saat menstruasi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh cat stretch exercise terhadap intensitas dismenore pada remaja putri. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian pra-experimental dengan menggunakan rancangan one-group pre-post tes design. Sampel pada penelitian ini diambil dengan menggunakan teknik non probability sampling yaitu purposive sampling sebanyak 34 responden. Intrumen pengumpulan data yang digunakan adalah Numeric Rating Scale (NRS). Hasil penelitian didapatkan sebelum diberikan cat stretch exercise rerata intensitas dismenore 5,24 dan 3,74 setelah diberikan cat stretch exercise. Hasil: Analisis bivariat menggunakan uji paired t didapatkan hasil terdapat pengaruh pemberian teknik cat stretch exercise terhadap intensitas dismenore pada remaja putri dengan nilai p = 0,0001 < 0,05. Kesimpulan: Gerakan yang dilakukan selam melakukan terapi cat stretch exercise menyebabkan kontraksi otot dinding rahin ketika mengalami dismenore melemah dan vasodilatasi pembuluh darah sehingga terjadi peningkatan sirkulasi darah di area pelvik yang berpengaruh terhadap penurunan intensitas dismenore.