I Gusti Ayu, Ratih Agustini
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Cat Stretch Exercise Menurunkan Dismenore Pada Remaja Putri: Cat Stretching Exercises Reduce Dysmenorrhea in Adolescent Girls I Gusti Ayu, Ratih Agustini
Jurnal Aliansi Keperawatan Indonesia Vol. 2 No. 1 (2025): Jurnal Aliansi Keperawatan Indonesia
Publisher : Lentera Mitra Lestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55887/jaki.v2i1.59

Abstract

Latar Belakang: Menstruasi yang dialami remaja putri biasanya disertai dismenore, hal ini merupakan siksaan tersendiri yang dapat mengganggu aktivitasnya. Dismenore terjadi akibat adanya ketidakseimbangan sekresi prostaglandin dari endometrium saat proses menstruasi. Pendekatan non farmakologi dapat dilakukan dengan beberapa cara, salah satunya adalah teknik distraksi. Teknik distraksi yang dapat berperan dalam manajemen dismenore non farmakalogis salah satunya adalah cat stretch exercise. Cat stretch exercise juga dapat meningkatkan kadar hormon endorphin empat sampai lima kali dalam darah sehingga hal tersebut dapat menurunkan rasa nyeri saat menstruasi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh cat stretch exercise terhadap intensitas dismenore pada remaja putri. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian pra-experimental dengan menggunakan rancangan one-group pre-post tes design. Sampel pada penelitian ini diambil dengan menggunakan teknik non probability sampling yaitu purposive sampling sebanyak 34 responden. Intrumen pengumpulan data yang digunakan adalah Numeric Rating Scale (NRS). Hasil penelitian didapatkan sebelum diberikan cat stretch exercise rerata intensitas dismenore 5,24 dan 3,74 setelah diberikan cat stretch exercise. Hasil: Analisis bivariat menggunakan uji paired t didapatkan hasil terdapat pengaruh pemberian teknik cat stretch exercise terhadap intensitas dismenore pada remaja putri dengan nilai p = 0,0001 < 0,05. Kesimpulan: Gerakan yang dilakukan selam melakukan terapi cat stretch exercise menyebabkan kontraksi otot dinding rahin ketika mengalami dismenore melemah dan vasodilatasi pembuluh darah sehingga terjadi peningkatan sirkulasi darah di area pelvik yang berpengaruh terhadap penurunan intensitas dismenore.
Pengaruh Akupresur PC6 Terhadap Emesis Gravidarum Pada Ibu Hamil Trimester Pertama : The Effect of PC6 Acupressure on Emesis Gravidarum in Pregnant Women in the First Trimester I Gusti Ayu, Ratih Agustini; Dewi, Komang Puspita; Lestarini, Putu Ayu
Jurnal Aliansi Keperawatan Indonesia Vol. 2 No. 2 (2025): Jurnal Aliansi Keperawatan Indonesia
Publisher : Lentera Mitra Lestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55887/jaki.v2i2.71

Abstract

Latar Belakang: Emesis gravidarum merupakan gangguan yang paling sering dijumpai pada wanita hamil pada trimester pertama sebanyak 50%-90%. Akupresur pada perikardium 6 dianggap sebagai titik kunci dalam mengurangi gejala emesis gravidarum. Tujuan: Tujuan penelitian mengetahui pengaruh akupresur PC6 terhadap emesis gravidarum pada ibu hamil trimester pertama. Metode: Penelitian ini menggunakan desain pra eksperimental dengan rancangan one-group pre-test post test design. Sampel ibu hamil trimester I sebanyak 31 orang dengan teknik sampel purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner Pregnancy-Unique Quantification of Emesis and Nausea (PUQE)-24 Scoring System, analisis data menggunakan uji wilcoxon sign rank. Inervensi penekanan pada titik PC6 sebanyak 60 kali putaran dengan arah putaran berlawanan dengan arah jarum jam selama 2 menit dengan 3 kali pengulangan diberikan 1 kali sehari selama 1 minggu. Hasil: Tingkat emesis gravidarum sebelum intervensi sebagian besar kategori sedang sebanyak 27 orang (87,1%) dan setelah intervensi sebagian besar kategori ringan sebanyak 28 orang (90,3%). Nilai Zhitung = 4,882 > Ztabel = 1,96 dan nilai p = 0,000 (α=0,05). Kesimpulan: Akupresur yang diberikan pada ibu hamil menstimulasi inhibisi syaraf simpatis yang meningkatkan kerja saraf simpatis sehingga memperlambat peristaltik usus dengan hasil akhir penurunan gejala mual dan muntah. Terdapat pengaruh akupresur PC6 terhadap penurunan emesis gravidarum pada ibu hamil trimester pertama.
Aromaterapi Ginger Oil Efektif Mengurangi Rasa Mual dan Muntah pada Ibu Hamil Trimester I I Gusti Ayu, Ratih Agustini; Sukmandari, Ni Made Ari; Yogantara, I Made Abian
Journal Center of Research Publication in Midwifery and Nursing Vol 6 No 2 (2022): Journal Center of Research Publication in Midwifery and Nursing
Publisher : STIKES Bina Usada Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36474/caring.v6i2.245

Abstract

Latar Belakang: Kehamilan merupakan suatu proses fisiologis yang terjadi pada wanita yang dimulai dari konsepsi sampai lahirnya janin. Permasalahan awal kehamilan terjadi pada trimester pertama yaitu perasaan mual muntah akibat kadar estrogen yang meningkat, mual muntah yang terjadi secara terus menerus dapat menyebabkan dehidrasi. Muntah yang lebih dari sepuluh kali sehari yang terjadi selama 20 minggu terakhir kehamilan akan berlanjut menjadi Hiperemesis Gravidarum. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Aromaterapi Ginger Oil Terhadap Rasa Mual muntah Pada Ibu Hamil Trimester Satu. Metedologi: Penelitian menggunakan metode kuantitatif. Desain yang dilakukan ialah desain pre-eksperimental, rancangan penelitian ini menggunakan one group pre-test, post-test desain. Penelitian ini terdiri dari satu kelompok yaitu kelompok intervensi yang diberi intervensi Aromaterapi ginger oil. Dalam mengumpulkan data, penelitian ini menggunakan prosedur administrasi dan prosedur teknis. Dalam menganalisa data, penelitian ini menggunakan analisa univariat dan analisa bivariat. Instrumen penelitian ini terdiri dari kuisioner data demografi, 24-hour Pregnancy Unique Quantification of Emesis (PUQE-24) scale. Hasil: Hasil dari penelitian ini menunjukkan hasil uji Statistic Wilcoxson sign rank test yang di dapatkan menunjukan hasil P value =0.001 < 0,05. Kesimpulan: Berdasarkan hasil analisa yang didapatkan, dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh pengaruh pemebrian aromaterapi ginger oil terhadap rasa mual dan muntah pada ibu hamil trimester pertama.
Pemberian Edukasi Audio Visual Meningkatkan Pengetahuan Dalam Mencegah Penularan Covid-19 Ni Putu, Fitriani Lestari; Ni Made, Ari Sukmandari; I Gusti Ayu, Ratih Agustini
Journal Center of Research Publication in Midwifery and Nursing Vol 7 No 1 (2023): Journal Center of Research Publication in Midwifery and Nursing
Publisher : STIKES Bina Usada Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36474/caring.v7i1.262

Abstract

Latar Belakang: COVID-19 belum mereda dan diperlukan pencegahan COVID-19 dengan Protokol 5M. Salah satu cara mensosialisasikan 5M yaitu menggunakan metode audio visual. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Pengaruh media edukasi audio visual terhadap peningkatan pengetahuan 5M dalam upaya mengatasi penularan COVID-19. Metedologi: Desain penelitian ini adalah pre experimental dengan desain One Group Pretest Posttest dengan jumlah sampel 41 orang yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Hasil: Hasil uji analisis ditemukan bahwa tingkat pengetahuan tentang 5M sebelum di berikan edukasi mayoritas pada pengetahuan cukup sebanyak 29 responden (70,7%) dan setelah di berikan edukasi mayoritas menjadi pengetahuan baik sebanyak 33 responden (80,5%). Nilai mean rank sebelum 65,61, dan setelah diberikan edukasi meningkat menjadi 81.95 dengan selisih nilai 20.50. Hasil nilai p-value diperoleh 0,001 (p<0,05), dan nilai Z hitung -5.638. Hal ini menunjukan bahwa ada pengaruh pemberian edukasi dengan media audio visual terhadap tingkat pengetahuan tentang 5M dalam upaya mengatasi penularan COVID-19. Kesimpulan: Hasil penelitian ini dapat disimpulkan pemberian edukasi dengan audio visual dapat mempengaruhi pengetahuan tentang 5M dan dilakukan untuk membantu meningkatkan upaya mengatasi penularan COVID-19.