Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Faktor-Faktor Penyebab Desa Tanaroga dan Desa Mole Menjadi Desa Sangat Tertinggal di Kabupaten Ende Hurint, Paskalis Xaverius; Andreas, Ngea
Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik Vol. 5 No. 4 (2025): (JIHHP) Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik
Publisher : Dinasti Review Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jihhp.v5i4.3210

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rilisan status desa berdasarkan IDM tahun 2022 yang dikeluarkan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Ende. Provinsi Nusa Tenggara Timur. Dalam rilisan tersebut terdapat dua desa yang masuk dalam kategori sangat tertinggal yakni Desa Tanaroga di Kecamatan Lio Timur dan Desa Mole di Kecamatan Ndori. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk menemukan, mendeskripsikan dan mendalami faktor-faktor penyebab Desa Tanaroga dan Desa Mole menjadi desa yang sangat tertinggal di Kabupaten Ende. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskripsi kualitatif. Metode ini dijalankan dalam beberapa tahap yakni tahap pertama pra-pendahuluan, lapangan, analisis data. Penelitian ini menemukan bahwa faktor-faktor  yang  menyebabkan  Desa Tanaroga menjadi  Desa Sangat  Tertinggal  adalah ekonomi, sosial, infrastruktur, pendidikan dan budaya. Sedangkan faktor-faktor yang menyebabkan Desa Mole menjadi Desa Sangat Tertinggal adalah infrastruktur, etos kerja, potensi lokal dan aksesibilitas pasar, dan aksesibilitas terhadap lembaga keuangan.
Pelatihan Pelayanan Administrasi Berbasis Sistem Administasi Desa Ekolea (SIDEK) Bagi Aparatur Desa di Desa Ekolea, Kecamatan Weweria, Kabupaten Ende Ndjandji, Andrianto Umbu; Hurint, Paskalis Xaverius
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 6 No 4 (2025): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v6i4.1249

Abstract

Pelayanan administrasi desa merupakan salah satu indikator penting dalam penyelenggaraan pemerintahan desa yang efektif dan akuntabel. Secara realitas, penyelenggaraan pelayanan di desa masih dilaksanakan secara konvensional, termasuk di Desa Ekolea, Kecamatan Weweria, Kabupaten Ende, sehingga berpotensi menimbulkan keterlambatan pengurusan, kesalahan pengarsipan, serta rendahnya kualitas layanan kepada masyarakat. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas aparatur desa dalam pelayanan administrasi desa berbasis sistem admnistrasi desa melalui kegiatan pelatihan secara terstruktur. Metode yang digunakan meliputi pelatihan penggunaan aplikasi administrasi desa, pendampingan langsung dalam praktik pelayanan administrasi, serta evaluasi melalui pengukuran pemahaman dan keterampilan aparatur desa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan aparatur desa dalam mengoperasikan aplikasi administrasi desa serta peningkatan efektivitas dan efisiensi pelayanan administrasi kepada masyarakat. Kegiatan ini juga mendorong perubahan pola kerja aparatur desa dari sistem manual ke sistem digital. Dengan demikian, pelatihan dan pendampingan ini berkontribusi positif terhadap peningkatan kualitas pelayanan administrasi desa dan berpotensi untuk dikembangkan secara berkelanjutan.