Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Pemberdayaan Masyarakat Desa Bokasape Timur melalui Program Kesehatan Edukasi Pencegahan Virus African Swine Fever Ndjandji, Andrianto Umbu
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 8 No 2 (2023): November
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jpm.v8i2.8821

Abstract

Fever virus that can affect wild and farmed pigs. This virus can sicken or kill 100% of the population if attacked. This ASF virus is not dangerous or contagious to humans, and in an in vitro environment, the resistance of ASF viruses to exotic diseases is very high. Irresponsible development of the problem can be a serious problem in the East Bokasape Village epidemic ASF control program. The population's ignorance and lack of correct information about the ASF virus epidemic has a significant social impact. Prevention can be done by implementing various activities, one of which is counseling/education and leadership activities, assuming that it can provide information and scientific knowledge about ASF outbreaks to all levels of society. The method used is to provide public education and advocacy. Duties and responsibilities of the Community Service Team include supervision/training of pigs and preventive supervision and direct monitoring according to PRISMA recommendations for husbandry, measures to strengthen biosecurity and continuous surveillance.
PENDEKATAN STRATEGI PEMERINTAH DESA SEBAGAI PENGEMBANGAN DESA WISATA SAGA KECAMATAN DETUSOKO KABUPATEN ENDE Andrianto Umbu Ndjandji; Ahmad Hidayat
Mimbar Administrasi Mandiri Vol. 20 No. 1 (2024): Mimbar Administrasi Mandiri
Publisher : STISIP Widyapuri Mandiri Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37949/mimbar201120

Abstract

Pendekatan strategis untuk memahami pembangunan Desa Wisata Saga menitikberatkan pada peran pemerintah desa dalam mendorong pertumbuhan desa. Metodologi penelitian deskriptif kualitatif, termasuk observasi, wawancara, dan dokumentasi, digunakan untuk mengumpulkan data. Studi tersebut menemukan bahwa dewan desa menyelenggarakan acara budaya dan atraksi, tetapi kendala keuangan membatasi akses. Organisasi seperti Badan Taman Nasional Kelimutu, Dinas Pariwisata, dan pemandu lokal telah memberikan dukungan. Studi ini menyimpulkan bahwa kerangka teoritis Bryson dan Erisa untuk manajemen strategis menjadi landasan pemecahan masalah di Desa Wisata Saga.
PENGEMBANGAN KAWASAN WISATA DANAU KELIMUTU Studi Efektivitas Pada Balai Taman Nasional Kelimutu Kabupaten Ende Andrianto Umbu Ndjandji
Mimbar Administrasi Mandiri Vol. 20 No. 1 (2024): Mimbar Administrasi Mandiri
Publisher : STISIP Widyapuri Mandiri Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37949/mimbar201121

Abstract

The achievement of the set goals or objectives in any organization, activity or program, if achieved by a particular method, depends largely on the approach by which those goals or objectives are achieved. Starawaj's theory with Martin and Lubis, whose size includes six indicators, including program success, objective success, program satisfaction, baseline approach, process approach, and goal approach, is the basis for measuring development effectiveness. This study used qualitative methodologies and descriptive narrative to describe the study findings. Efficiency theory can be used as a reference point for the successful development of Kelimutujärvi to achieve the goals based on the results of the study, although according to it the development is at the level of sustainable development. Proper development requires effective procedures, such as development through well-targeted programs.
Analisis Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Kewirausahaan Anyaman Bambu Melalui Home Industry (Studi Tentang Pemberdayaan di Kelurahan Roworena, Kecamatan Ende Utara, Kabupaten Ende) Ndjandji, Andrianto Umbu
JPAP: Jurnal Penelitian Administrasi Publik Vol. 9 No. 2 (2023): JPAP (Jurnal Penelitian Administrasi Publik)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jpap.v9i2.10321

Abstract

Community empowerment must be promoted to improve the family economy. Each artisan of Roworena village independently produces handicrafts for ges content and leather, curtains, chicken cages and consumer demand in the form of chairs, tables, curtains, pots, hangers, entrepreneurial skills and knowledge. Handicrafts are made in the home industry, where all skills come from households. The purpose of the authors of this study is to see the phenomenon of community empowerment based on entrepreneurship as a strategic position in community development, because entrepreneurship is essentially independence and skills necessary for life. The research method is descriptive qualitative, which analyzes the phenomena occurring in the reproduction in the community up to the market results. In the analysis, the researcher elaborates the approach of empowerment through the aspects of enabling, empowering and protecting, so in response to the empowerment experienced by the community, the researcher in this study suggests that entrepreneurs of craft industry innovate more handicraft products and sales are more modern.
Tata Kelola Penyelenggaraan Pendidikan Dalam Mewujudkan Pendidikan Bermutu di SMA 17 AGUSTUS 1945 Surabaya Ndjandji, Andrianto Umbu
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 2 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i2.9314

Abstract

Pendidikan merupakan upaya meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat, untuk itu perlu diwujudkan terselenggaranya suatu sistem tata kelola penyelenggaraan pendidikan dalam tata kelola pembelajaran yang baik untuk mewujudkan pendidikan yang bermutu pada lembaga pelaksana yaitu sekolah. Tata kelola pendidikan adalah seni juga ilmu yang mengelola sumber daya pendidikan untuk menciptakan nuansa belajar dan pembelajaran sedemikian rupa sehingga peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya berupa kekuatan dengan dasar keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia serta keterampilan yang diperlukan dirinya, umat manusia tentang bangsa dan negara. Manajemen pembelajaran itu sendiri adalah rencana atau model yang digunakan sebagai pedoman untuk menentukan urutan pembelajaran ketika merencanakan pembelajaran di kelas atau pembelajaran di kurikulum. Kemudian Pendidikan bermutu adalah pendidikan yang tujuan kelembagaan dan kurikulernya mampu mencapai keterampilan lulusan sesuai kebutuhan pasar kerja dan kriteria pengguna lulusan. Dalam penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Adapun landasan teori yang digunakan yakni Permendiknas RI nomor 19 tahun 2007 dan Teori Manajemen Sektor Publik (George R. Terry), Teori Popisupiatin (2010). Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dokumentasi dan sumber data sekunder dan primer. Hasil dari penelitian ini menunjukan dasar teori yang digunakan dapat dijadikan sebagai alat ukur untuk mengetahui Tata Kelola Penyelenggaraan Pendidikan Dalam Mewujudkan Pendidikan Bermutu di SMATAG Surabaya.
Pelatihan Pelayanan Administrasi Berbasis Sistem Administasi Desa Ekolea (SIDEK) Bagi Aparatur Desa di Desa Ekolea, Kecamatan Weweria, Kabupaten Ende Ndjandji, Andrianto Umbu; Hurint, Paskalis Xaverius
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 6 No 4 (2025): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v6i4.1249

Abstract

Pelayanan administrasi desa merupakan salah satu indikator penting dalam penyelenggaraan pemerintahan desa yang efektif dan akuntabel. Secara realitas, penyelenggaraan pelayanan di desa masih dilaksanakan secara konvensional, termasuk di Desa Ekolea, Kecamatan Weweria, Kabupaten Ende, sehingga berpotensi menimbulkan keterlambatan pengurusan, kesalahan pengarsipan, serta rendahnya kualitas layanan kepada masyarakat. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas aparatur desa dalam pelayanan administrasi desa berbasis sistem admnistrasi desa melalui kegiatan pelatihan secara terstruktur. Metode yang digunakan meliputi pelatihan penggunaan aplikasi administrasi desa, pendampingan langsung dalam praktik pelayanan administrasi, serta evaluasi melalui pengukuran pemahaman dan keterampilan aparatur desa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan aparatur desa dalam mengoperasikan aplikasi administrasi desa serta peningkatan efektivitas dan efisiensi pelayanan administrasi kepada masyarakat. Kegiatan ini juga mendorong perubahan pola kerja aparatur desa dari sistem manual ke sistem digital. Dengan demikian, pelatihan dan pendampingan ini berkontribusi positif terhadap peningkatan kualitas pelayanan administrasi desa dan berpotensi untuk dikembangkan secara berkelanjutan.