Baselia, Della
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH PENAMBAHAN BUBUK KUNIR PUTIH (Curcuma mangga Val.) DAN LAMA PENGUKUSAN TERHADAP SIFAT FISIK, KIMIA DAN TINGKAT KESUKAAN NUGGET LELE DUMBO Baselia, Della; Pujimulyani, Dwiyati; Kanetro, Bayu
Prosiding Seminar Nasional Mini Riset Mahasiswa Vol 3, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nugget ikan adalah sajian kuliner dengan bahan baku ikan yang dihaluskan, dicampur tepung dan dibentuk menarik untuk menggugah selera. Penambahan bubuk kunir putih pada nugget lele dumbo dapat berfungsi sebagai pangan fungsional karena memiliki aktivitas antioksidan. Tujuan penelitian menghasilkan nugget lele dumbo dengan penambahan bubuk kunir putih dan lama pengukusan yang tepat dan disukai panelis serta memiliki aktivitas antioksidan. Rancangan Acak Lengkap (RAL) 2 faktorial yang digunakan, dengan faktor penambahan kunir putih sebesar 2; 4; 6% dan lama pengukusan 15; 30; 45 menit. Nugget lele dumbo selanjutnya diuji fisik, kimia dan uji tingkat kesukaan. Data yang diperoleh diuji statistik dengan Univariate Analysis of Variance dan Oneway Anova jika ada beda nyata dilanjut uji DMRT dengan tingkat kepercayaan 95%. Penambahan kunir putih dan lama pengukusan berpengaruh nyata terhadap sifat fisik dan tingkat kesukaan nugget lele dumbo. Nugget yang mempunyai konsentrasi penambahan bubuk kunir putih dan variasi lama pengukusan yang disukai dilakukan uji proksimat dan aktivitas antioksidan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa panelis menyukai nugget lele dumbo dengan penambahan bubuk kunir putih 4% dan lama pengukusan 15 menit memiliki kadar air 56,09% bb, abu 2,88%, protein 12,52%, lemak 7,57%, aktivitas antioksidan 9,04% RSA, fenol 2,44 mg EAG/g bk dan flavonoid 0,51 mg EK/g bk.    
Pengaruh Suhu Penyangraian Terhadap Sifat Fisikokimia dan Tingkat Kesukaan Kopi Robusta Baselia, Della; Zulaikhah, Silmiy; Rejeki, Addellya Putri Sri; Govi, Billy Gustian; Rizki, Rido
Journal of Food and Agricultural Technology Vol. 2 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26486/jfat.v2i1.4335

Abstract

Kopi mengandung senyawa antioksidan yang bermanfaat untuk kesehatan seperti perlindungan dari berbagai penyakit. senyawa antioksidan tersebut antara lain kafein, fenol, dan asam klorogenat (Sari, 2018). Bahan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu biji kopi robusta 100g, sedangkan bahan kimia yang digunakan untuk analisis yaitu larutan DPPH, ethanol, dan aquades. Alat yang digunakan dalam pembuatan bubuk kopi robusta yaitu mesin roasting kopi, grinder, timbangan digital, dan ayakan 40 mesh. Sedangkan alat yang digunakan dalam analisis yaitu timbangan analitik, gelas ukur, labu ukur, pH meter, pipet gondok, desikator, beaker glass, erlenmeyer, kertas saring, colorimeter, spektrofotometri Uv-Vis, dan oven merk memmert. Uji sensoris menunjukkan suhu penyangraian sangat mempengaruhi sifat fisik seperti warna, aroma, rasa dan kenampakan sehingga memiliki perbedaan yang nyata. Uji warna pada bubuk kopi robusta menunjukkan warna L*, a*, b*, C*, h* dan ΔΕ ada beda nyata. Suhu penyangraian tidak memberikan pengaruh nyata terhadap kadar air bubuk kopi robusta. kadar air tertinggi sebesar 3,14 ± 0,21 dan kadar air terendah sebesar 2,89 ± 0,15. Suhu penyangraian tidak memberikan pengaruh nyata terhadap pH bubuk kopi robusta. pH tertinggi 5,68 ± 0,00 dan terendah sebesar 5,36 ± 0,01. Suhu penyangraian memberikan pengaruh nyata terhadap aktivitas antioksidan seduhan bubuk kopi robusta. Nilai tertinggi sebesar 76,66 ± 1,52 dan nilai terendah sebesar 60,00 ± 1,54. Suhu penyangraian tidak memberikan pengaruh nyata terhadap zat padat terlarut seduhan bubuk kopi robusta. Nilai tertinggi 30,72 ± 1,51 dan nilai terendah 28,32 ± 2,26.