Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Tinjauan Yuridis terhadap Delik Aduan dalam Penegakan Hukum Hak Cipta berdasarkan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Rahmathoni, Lutfi Yusup; Herlina, Sri Maharani; Sudiyono, Sudiyono; Rizqi, Ahmad
Jurnal Hukum Lex Generalis Vol 6 No 7 (2025): Tema Hukum Pidana
Publisher : CV Rewang Rencang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56370/jhlg.v6i7.1801

Abstract

This study examines the application of complaint offenses in copyright law enforcement under Law Number 28 of 2014 concerning Copyright. As part of intellectual property rights, copyright provides legal protection for creative works, enabling creators or rights holders to obtain both economic and moral benefits, and preventing violations such as piracy or unauthorized use. Based on Article 120 of the Copyright Law, most copyright violations are classified as complaint offenses, meaning that investigation and prosecution can only proceed if a complaint is filed by the creator, copyright holder, or an authorized party unless the violation harms the public interest, in which case it is treated as an ordinary crime. This study employs a descriptive-analytical approach to primary, secondary, and tertiary legal materials. The findings indicate that the regulation of complaint offenses offers flexibility for rights holders to choose between litigation and non-litigation resolution. However, implementation faces challenges such as proving ownership, lengthy legal processes, and the potential misuse of complaint withdrawals. In conclusion, applying the complaint offense mechanism to copyright law can balance the protection of individual rights with the public interest, but it requires stronger regulations and greater legal awareness to achieve more effective and equitable enforcement.
DAMPAK PEMISAHAN KELAS LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN DI PONDOK PESANTREN AMANATUL UMMAH SURABAYA rizqi, ahmad; Brillianti, abrina Fatimah
Jurnal Al-Hikmah Vol. 4 No. 2 (2023): Al-Hikmah Way Kanan
Publisher : LP2M STIT Al-Hikmah Way Kanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Dalam membahas masalah gender, merupakan hal yang tidak lagi asing di zaman merdeka ini. Pemisahan gender dalam kelas adalah salah satu yang sering kita dengar di dunia pendidikan. Pemisahan antara laki-laki dan perempuan bisa jadi akan menghalangi berlangsungnya pembelajaran di dalam kelas. Segresi gender ini sering digunakan dalam pendidikan pondok pesantren yang menerapkan syariat agama islam yang kental. [1] Dimana seluruh aktivitas maupun fasilitasnya mereka dipisah. Kebijakan ini sudah sering digunakan di seluruh pendidikan pondok pesantren, karena pada umumnya peraturan ini pasti muncul dalam kegiatan mereka. Pendidikan yang memisahkan gender merupakan sistem bagi peserta didik untuk dapat nyaman dalam menjalankan pembelajaran tanpa membeda-bedakan gender. Pemisahan ini pula juga dapat memberikan perhatian khusus pada peserta didik sesuai dengan kebutuhan laki-laki dan perempuan. Penulisan ini lebih menitikberatkan tentang manfaat dan kemudharatan segresi gender dalam pembelajaran di kelas. Penulis menggunakan metode studi kasus dari salah satu Pondok Pesantren, yaitu Pondok Pesantren Amanatul Ummah Surabaya.
Dinamika dan Tantangan Penanaman Nilai-Nilai Moderasi Beragama dalam Konteks Pendidikan Agama Islam Faridah, Zeni; Rizqi, Ahmad
Journal of Transdisciplinary Studies in Religion and Education Vol. 1 No. 1 (2025): October
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam STAI Senori Tuban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63321/jtsre.v1i1.109

Abstract

This study aims to analyze the dynamics and challenges of instilling the value of religious moderation through Islamic Religious Education (PAI) in Indonesia. The method employed is library research, incorporating content analysis of various relevant primary and secondary sources. The results show that the values ​​of moderation, national commitment, tolerance, anti-violence, and respect for tradition have been integrated into the PAI curriculum, but its implementation still faces obstacles such as the dominance of cognitive approaches, limited teacher competency, and external environmental influences. Therefore, a comprehensive strategy is needed, including strengthening teacher capacity, promoting digital literacy, and fostering collaboration between stakeholders, so that PAI can shape a generation that is religious, tolerant, and inclusive
PENERAPAN SISTEM INFORMASI PENDOKUMENTASIAN ASUHAN KEPERAWATAN DENGAN KEPUASAN KERJA DI RSI PKU MUHAMMADIYAH KABUPATEN TEGAL Widyantoro, Wisnu; Rizqi, Ahmad; Widhiastuti, Ratna
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 16 No 2 (2025)
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jik.v16i2.877

Abstract

Sistem informasi dalam pendokumentasian asuhan keperawatan bertujuan untuk meningkatkan mutu pelayanan, efisiensi kerja, dan akuntabilitas perawat. Penerapan sistem informasi keperawatan semakin banyak dilakukan oleh rumah sakit, namun pendokumentasian versi digital masih perlu optimalisasi. RSI PKU Muhammadiyah Kabupaten Tegal, sudah menerapkan sistem ini, namun pengaruhnya terhadap kepuasan kerja perawat belum diketahui secara pasti. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara penerapan sistem informasi pendokumentasian dengan kepuasan kerja perawat. Penelitian menggunakan desain kuantitatif analitik korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 75 perawat dengan teknik total sampling. Instrumen berupa kuesioner tertutup yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil menunjuk kan bahwa 57,3% perawat menilai penerapan sistem informasi dalam kategori baik, dan 60% perawat memiliki tingkat kepuasan kerja tinggi. Hasil uji Chi-Square menunjukkan hubungan yang signifikan antara penerapan sistem informasi pendokumentasian dengan kepuasan kerja perawat (p = 0,000). Kesimpulan yaitu terdapat hubungan signifikan antara penerapan sistem informasi pendokumentasian asuhan keperawatan dengan kepuasan kerja perawat. Temuan ini diharapkan menjadi masukan bagi manajemen rumah sakit dalam meningkatkan kualitas dokumentasi keperawatan untuk mendukung kepuasan kerja tenaga perawat.