Estiyantara, Nurhadi
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Comparison the Effectiveness of Silica Sand and Resin Filter Media on Reducing Phosphate Levels of Wastewater of PKU Muhammadiyah Hospital Surakarta Asharani, Regita; Sugiharto, Agung; Khuzaimah, Siti; Estiyantara, Nurhadi
Jurnal Teknologi Bahan Alam Volume 3, Issue 1, April 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jtba.v3i1.3710

Abstract

Liquid waste containing phosphates has an effect on human health. Phosphate levels based on the results of preliminary tests carried out at the PKU Muhammadiyah Hospital in Surakarta were 5.7 mg/L; these results exceeded wastewater quality standards. There are many ways to reduce phosphate levels to comply with wastewater quality standards, including adding PAC coagulants, alum, and others. However, this is less effective when applied to hospital wastewater, so the researchers used the filtration method to reduce phosphate levels. The filtration method is a filtering process that separates particles or sediment so that they are not carried away with the treated water ready for discharge. The filter media used include zeolite, activated carbon, resin, silica sand, and many more. In this research, only two filter media were used, comparing the effectiveness of silica sand and resin filter media. Processing used variations in column height of 60 cm, 80 cm, and 100 cm, employing slow filter filtration experimental methods and laboratory tests to reduce phosphate levels in wastewater from PKU Muhammadiyah Hospital Surakarta.
Pemanfaatan Cairan Asam Laktat dari Fermentasi Limbah Kubis (Brassica Oleracea) untuk Pengawetan Buah Tomat dan Anggur Maulinasari, Dhita; Sugiharto, Agung; Khuzaimah, Siti; Estiyantara, Nurhadi
Jurnal Teknologi Bahan Alam Volume 3, Issue 1, April 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jtba.v3i1.3714

Abstract

Larutan limbah kubis (Brassica oleracea) merupakan hasil akhir dari fermentasi limbah kubis. Solusi ini dapat digunakan sebagai pengawet alami untuk buah-buahan. Limbah kubis menghasilkan asam laktat. Asam laktat bersifat asam dan digunakan untuk menurunkan pH dan menekan pertumbuhan bakteri lain, termasuk yang mudah rusak. Asam laktat ini dapat dibentuk melalui proses fermentasi yang berlangsung dengan adanya aktivitas spontan Lactobacillus. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas limbah kubis (Brassica Oleracea) dalam mengawetkan buah anggur dan tomat melalui uji organoleptik. Penggunaan larutan limbah kubis (Brassica Oleracea) sebagai pengawet alami yang sederhana dan efektif, serta memberikan fakta kepada masyarakat tentang limbah kubis yang dapat digunakan sebagai pengawet alami yang tidak berbahaya. Penelitian ini dilakukan dengan enam perlakuan yaitu buah anggur dan tomat tanpa perendaman (kontrol), buah anggur dan tomat direndam selama 1 hari, 2 hari hingga 5 hari. Variasi perendaman buah anggur dan tomat ini berpengaruh nyata terhadap rasa, warna, aroma, dan tekstur yang dibuktikan dengan melakukan uji organoleptik. Berdasarkan hasil uji organoleptik, untuk buah anggur tanpa perendaman mengalami penyusutan yang cukup signifikan di hari ke-5 yaitu dengan berat 4,623 gr, sedangkan untuk buah anggur dengan perendaman mengalami penyusutan pada hari ke-6 dengan berat 1.675 gr. Untuk buah tomat tanpa perendaman, mengalami penyusutan yang cukup signifikan di hari ke-5 yaitu dengan berat 4.239 gr, sedangkan untuk buah tomat dengan perendaman mengalami penyusutan pada hari ke-6 dengan berat 0.881 gr